BISA KAH KALIAN MEMENCET TOMBOL VOTE NYA, DAN TINGGALKAN KOMENTAR JIKA KALIAN INGIN BERKOMENTAR 🐱
.
.
.Author POV
"Appa disini?" Ucap anak keduanya yang melihat kearah pria parubaya
"Kau sudah selesai bekerja?" Ucap pria parubaya
"aku belum selesai bekerja, aku hanya ingin mengambil laptop ku yang tertinggal" ucap anak keduanya sambil meletakkan paper bag.
"Aku ingin melihat kedua anak ku, apa kalian baik-baik saja disini?" Ucap pria parubaya itu
"Kami baik-baik saja. Aku tadi singgah membeli toppoki dan nasi goreng kimchi, sekalian aku akan makan siang disini. Appa bisa memilih salah satunya, tapi kalau ingin keduanya juga tidak jadi masalah" ucap anak keduanya sambil tersenyum
"Aku sudah makan. Kau saja yang makan, dan habiskan semuanya" ucap pria parubaya itu yang menatap wajah anak keduanya.
Suasana menjadi hening, pria parubaya itu menatap anaknya yang sedang makan dengan tenang.
"Apa kau sudah menemukan siapa orang itu?" Ucap pria parubaya itu
"aku belum menemukan nya, tapi setelah aku mendapatkan informasi itu, aku akan langsung memberitahukan pada appa" ucap anak keduanya sambil tersenyum
"Kau harus cari tau siapa dia, aku tidak sabar membuat nasib nya sama dengan anak pertama keluarga Manoban" ucap pria parubaya itu
Ananya berhenti makan, lalu menatap sang appa "apa yang harus kami lakukan untuk keluarga Manoban?" Ucap anak keduanya yang meletakkan alat makannya
"Celakai lalisa Manoban, tapi jangan sampai dia mati, aku masih ingin bermain dengan nya" ucap pria parubaya itu
"Bagaimana bisa aku mencelakai dia, tapi tidak sampai mati?" Ucap anak keduanya sambil menatap wajah pria parubaya itu
"Kau bisa menyerang nya, memukul nya, membuat kakinya patah, atau membuat dia berbaring di ranjang rumah sakit. Aku ingin melihat orang tua nya menangis seperti orang bodoh" ucap pria parubaya itu sambil tersenyum.
"Ne appa, aku mengerti,aku akan langsung melakukan itu" ucap anak keduanya, lalu dia melanjutkan makan nya
...
...
...Author POV
"Jennie-yahhh, dia terus menatap mu, aku rasa kalau Tuhan memberikan satu permintaan, dia akan meminta untuk memiliki banyak mata, dua di depan, dua di samping, dan dua dibelakang, agar bisa melihat mu terus menerus" ucap Irene yang melihat kearah jaehyun secara bergantian.
"Unnie, berhenti lah mengatakan omong kosong" ucap Jennie dengan malas
"Kau harus menjelaskan, dia sebenarnya siapa" ucap Irene yang masih bisa didengar oleh Lisa dan Seulgi
"Kau ingat kemarin Daddy menyuruh ku untuk ikut dengannya rapat ?" Ucapan Jennie yang dianggukan oleh Irene
"Disitu aku bertemu dengan nya. Sebenarnya Daddy tidak benar-benar menyuruh ku untuk ikut rapat, tapi-" ucapan Jennie terpotong oleh Irene

KAMU SEDANG MEMBACA
About us and them (GXG)
FanfictionCerita ini tentang dendam, cinta yang tulus, perjuangan untuk bersatu dan pengkhianatan ... ... ... Jadi langsung baca aja 🐱 GXG ya, homopobic please menjauh karena bukan area kalian 🗿