💛💛💛💛💛
💛💛💛💛
💛💛💛
💛💛
💛
SELAMAT MEMBACA
•••
Namamu adalah Y/n, Satu-satunya anak perempuan diantara delapan bersaudara. Orang tuamu meninggal sejak kau masih kecil, dan selama ini kakak-kakakmu yang selalu merawatmu.
Seokjin, kakak tertua yang hingga sekarang masih menjadi tulang punggung keluarga. Yoongi, Hoseok dan Namjoon yang sekarang turut membantu sang kakak. Serta Jimin, Taehyung, Jungkook dan dirimu sendiri yang masih bersekolah.
Saat ini di rumah hanya ada Namjoon, Jimin, Taehyung dan kau saja. Karena ketiga kakak tertua sedang melakukan perjalanan bisnis ke luar kota.
Seseorang mengetuk pintu kamarmu, "Y/n, ini sudah pagi. Ayo cepat bersiap-siap ke sekolah," karena tak ada jawaban akhirnya Jimin, si pelaku pengetukan langsung masuk saja ke dalam kamarmu.
"Y/n, bangun udah siang ini."
Kau hanya menggeliat di tempat tidur "Eungh lima menit lagi."
"Gak ada lima menit, ayo bangun sekarang. Atau nanti gue panggilin bang Namjoon biar dimarahin?"
"Eh jangan jangan, iya aku bangun sekarang."
Setelah sekitar lima belas menit bersiap-siap kau pun bergabung dengan yang lain di meja makan.
"Y/n, kenapa mukanya ditekuk gitu?" Tanya Namjoon dengan lembut, memang karena di rumah ini hanya kau satu-satunya perempuan, para kakakmu selalu menaruh perhatian penuh pada dirimu.
"Eh gapapa kok, masik agak ngantuk dikit hehe."
"Oh yaudah kalo gitu gue berangkat duluan, nanti kalian harus berangkat ke sekolah ya, awas aja kalo ketahuan bolos."
"Siap bang," Jawab kalian serempak.
Sepuluh menit kemudian sarapan telah selesai, "Dah selesai, ayo berangkat."
Baru setengah jalan Jimin tiba-tiba berceletuk, "Y/n, bukannya kemarin lo bikin kerajinan ya, kok nggak dibawa?"
"Astaga ketinggalan, mana dikumpulin hari ini. Bang, plis ayo balik dulu ngambil tugasku."
"Kita udah jauh loh ini," Kata Taehyung sedikit kesal, memang benar jarak dari rumah ke sekolah cukup jauh
"Ntar gue telat bisa dihukum anjir, hari ini kan jadwalnya guru killer itu," Tambah Jungkook dengan wajah takut.
"Yaudah deh, kalian berdua berangkat duluan aja, biar gue yang temenin Y/n balik."
"Yeay, makasih bang Jim," Kau memeluk Jimin yang hanya membalas dengan mengusap rambutmu.
Sekarang kalian turun dari dalam mobil yang dikemudikan Taehyung, akhirnya kalian kembali ke rumah dengan menumpang pada kendaraan yang lewat. Sungguh benar-benar hari yang sial hahaha.
"Bang, kita bakalan telat nih. Gimana kalo dihukum nanti?"
"Kalo dihukum, ya tinggal kita jalanin. Udahlah tenang aja nggak usah dipikirin."
"Tapi kan nanti kamu juga ikutan dihukum gara-gara Y/n."
"Gapapa, udah jangan dipikirin."
"Makasih bang," Katamu sambil memeluknya, respon andalan ketika kau merasa sangat terbantu karena seseorang.
KAMU SEDANG MEMBACA
Oneshoot BTS [END]
Fanfiction[ BIASAIN VOTE YAH KALO BACA STORY APAPUN DAN SIAPAPUN AUTHOR NYA, VOTE DARI KALIAN ITU ADALAH BENTUK PENGHARGAAN BUAT AUTHOR ] - 💜jk - 💚v - 💛jimin - 💙rm - 💖jhope - 🖤suga - 💗jin Kumpulan story buat yang suka haluin Bangtan. Cuma short story p...
![Oneshoot BTS [END]](https://img.wattpad.com/cover/306434460-64-k492882.jpg)