24. Cewek Tomboy (2)

66 10 3
                                        








💜💜💜💜💜
💜💜💜💜
💜💜💜
💜💜
💜



SELAMAT MEMBACA





•••











"Yakk, Jeon Jungkook!!!"

"Heh! Keluar gak lo! Gue mau tidur anjir."

Pemuda itu malah ikut bergelung dalam selimutnya, "Cepetan siap-siap, kita mau berangkat latihan."

"Ckh, harus banget ya gue ikut?" Tutur gadis itu dengan nada penuh kemalasan.

"Iya, buruan siap-siap."

"Ish iya-iya, sana lo keluar dulu!" Hardiknya lantas mengunci pintu setelah Jungkook keluar.

Tak butuh waktu lama untuk gadis itu bersiap, cukup sepuluh menit Y/n sudah selesai dengan acara mandi dan persiapannya.

"Udah yuk berangkat," Ajak Y/n penuh semangat, ia memang seperti ini. Rasa malasnya itu tak pernah bertahan lama.

Perasaan Y/n mendadak tidak enak melihat sang sahabat tersenyum dengan cengiran jahilnya, "Mau ke mana?"

"Lah tadi katanya latihan, lo gimana sih Jeon?"

"Hari ini gak ada latihan hahaha," Benar kan, feeling nya memang tak pernah salah.

"Lah terus ngapain lo ngerusuhin gue pagi-pagi gini elah," Bibirnya kembali mengerucut lesu.

"Sengaja hahaha, gue mau ngajakin lo nyari sarapan sekaligus mau kasih tau sesuatu."

"Ogah!" Gadis itu menjawab dengan wajah malasnya kembali.

"Ckh ayolah, sayang udah siap-siap gini malah gak jadi," Y/n menimbang-nimbang sebentar sebelum menghela napas dan mengangguk.

"Huhh yaudah deh ayo, kalo bukan temen udah gue tonjok dari tadi lo Jeon," Y/n mengepalkan tangan kanannya ke depan wajah Jungkook yang sekarang sudah menunjukkan rona takut. Walaupun seorang perempuan, tenaga Y/n tak main-main, bahkan mungkin gadis itu lebih kuat darinya.

"Santai dong, ayo buruan," Dengan senyum takutnya Jungkook merangkul gadis itu membawanya keluar.

.

.

.

Keduanya berakhir di kafe dekat kampus yang biasanya menjadi langganan mereka. Keduanya memesan makanan dan mulai makan dengan tenang. Y/n yang sudah tak sabar mendengar apa yang ingin dikatakan Jungkook segera menandaskan hidangannya.

"Buruan, mau ngomong apaan lo?"

"Gue lagi jatuh cinta," Ucap Jungkook cepat, kali ini wajahnya benar-benar merah.

"Bukannya lo emang jatuh cinta sama semua cewek ya?"

Jungkook menggeleng dengan mantap, "Kali ini beda, gue beneran jatuh cinta. Rasanya jauh lebih menyenangkan dari biasanya, gue suka sama Jieun, Y/n gue harus gimana?"

Mendengar itu, sepercik rasa kecewa muncul begitu saja, terselip di antara tumpukan semangat dalam dirinya.

"Gimana apanya? Ya lo bilang lah, ngapain nanya gue segala," Balasnya dengan tawa yang dipaksakan.

"Gue nggak yakin," Gadis itu benar-benar menyadari keraguan di mata Jungkook, sepertinya pemuda ini bersungguh-sungguh tentang jatuh cinta yang ke sekian kalinya ini.

Oneshoot BTS [END]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang