💛💛💛💛💛
💛💛💛💛
💛💛💛
💛💛
💛
SELAMAT MEMBACA
•••
Jauh di antara puluhan manusia yang tengah bersorak di depan layar lebar itu sesosok gadis dengan rambut yang dikuncir kuda serta jepit kecil berwarna kuning berusaha mati-matian menahan tangisnya. Kerlap-kerlip armybomb dengan tujuh orang pemuda di atas panggung memenuhi pandangannya.
Gadis itu Akira, berdiri bersama puluhan army dari daerahnya. Kesempatan langka yang mungkin tak akan ia dapatkan lagi kedepannya, walau hanya lewat layar gadis itu cukup puas melihat ketujuh pemuda kesayangannya bernyanyi dan menari di atas panggung megah di Jakarta sana.
Mereka sudah sampai di penghujung lagu, tujuh pemuda yang mereka kenal sebagai BTS membawakan lagu terakhirnya, Young Forever yang sontak membuat seluruh army banjir air mata. Sayup-sayup suara mereka tak terdengar lagi bersamaan dengan mereka yang satu persatu mulai meninggalkan panggung.
Nobar konser yang dilaksanakan di Surabaya itu telah selesai, gadis itu kembali menuju rumahnya. Rumah sederhana di pinggiran kota yang ia tinggali semenjak keluar dari panti asuhan, ya benar Akira adalah seorang anak yatim piatu yang sejak kecil hidupnya berada di panti.
Gadis itu membuka pintu kamarnya, membersihkan diri lalu bersiap untuk naik ke tempat tidur. Suasana malam benar-benar sepi, bahkan suara detakan jam pun terdengar keras saking sepinya rumah itu. Walau rumahnya termasuk yang paling pinggir, gadis itu tak pernah merasa takut sama sekali, punya rumah untuk tinggal saja ia sudah bersyukur.
Akira terbangun tengah malam ketika suara-suara aneh memasuki indra pendengarannya. Terdengar suara gesekan lantai dengan sepatu disertai bunyi barang pecah. Memberanikan dirinya, Akira mengintip dibalik jendela depan.
Sosok tinggi dengan pakaian serba hitam dan masker putih terlihat kepanikan sembari bola matanya terus bergulir seperti tengah memperhatikan sekitarnya. Tunggu dulu, Akira kenal dengan mata dan rambut itu. Dia adalah salah satu pemuda yang ia lihat di layar lebar tadi, postur tubuh dan rambutnya jelas sekali jika itu Jimin. Tapi apa yang dilakukannya hingga sampai ke sini, bukankah harusnya ia tengah berada dalam pesawat yang akan membawanya kembali ke Seoul?
Melihat raut khawatir tercetak di wajah si pemuda, tanpa pikir panjang Akira membuka pintu. Pemuda yang mirip Jimin itu langsung terlonjak kaget.
"A-annyeong haseyo," Ucap si pemuda yang membungkuk sekilas.
"Park Jimin?" Melihat bias di depan matanya membuat Akira tak bisa lagi mengontrol dirinya, ia benar-benar ingin memastikan jika yang di depannya ini memanglah Jimin.
"Ah nee, Park Jimin imnida," Pemuda itu tampak ingin menyambung ucapannya lagi dengan agak ragu,"Eumm bisa bantu aku? Tolong bawa aku masuk, seseorang mengikutiku sejak tadi."
"Ah silakan," Gadis itu memang sudah mahir berbahasa Korea mengingat dirinya yang memiliki cita-cita untuk berkunjung di negeri ginseng itu suatu hari.
Kecanggungan menyelimuti keduanya, pemuda itu membuka masker yang menutupi sebagian wajahnya. Paras tampan langsung menyapu penglihatan Akira, gadis itu merasakan pipinya yang memanas akibat rasa gugup yang menyerangnya tiba-tiba.
"Ekhem ini masih malam, kau bisa beristirahat di kamar sana," Tunjuknya pada sebuah ruangan di samping kamarnya. Kamar itu ia siapkan untuk anak-anak panti yang terkadang menginap di sini.
KAMU SEDANG MEMBACA
Oneshoot BTS [END]
Fiksi Penggemar[ BIASAIN VOTE YAH KALO BACA STORY APAPUN DAN SIAPAPUN AUTHOR NYA, VOTE DARI KALIAN ITU ADALAH BENTUK PENGHARGAAN BUAT AUTHOR ] - 💜jk - 💚v - 💛jimin - 💙rm - 💖jhope - 🖤suga - 💗jin Kumpulan story buat yang suka haluin Bangtan. Cuma short story p...
![Oneshoot BTS [END]](https://img.wattpad.com/cover/306434460-64-k492882.jpg)