💚💚💚💚💚
💚💚💚💚
💚💚💚
💚💚
💚
SELAMAT MEMBACA
•••
Lee y/n, kau cantik namun sedikit nakal dan senang membuat masalah di sekolah. Kau memiliki seorang kekasih namanya Jeon Jungkook.
Hari ini orang tuamu dipanggil ke sekolah karena kejahilanmu mengerjai guru kemarin. Sudah tak terhitung seberapa sering para guru dibuat emosi olehmu, seharusnya kau sudah dikeluarkan dari sekolah ini, beruntung karena orang tuamu merupakan salah satu donatur terbesar di sini makanya hingga sekarang kau aman.
Pukul 15.30, ketika kedua kakimu baru saja melangkah memasuki pintu, suara berat laki-laki mengejutkanmu.
"y/n, kenapa kau terus saja mengerjai guru-gurumu hah? Ayah sudah bosan dipanggil ke sekolah."
"Aduh Ayah, itu menyenangkan tau, mereka saja yang tidak tau bersenang-senang."
"Kau tidak malu huh? Kau itu perempuan, kurangi berbuat hal-hal nakal seperti itu," Tambah ayahmu lelah, bukan sekali dua kali kau terlibat masalah ini sehingga ayahmu sudah cukup lelah bahkan hampir menyerah menghadapi tingkah nakalmu ini.
"Sebaiknya kita nikahkan saja anak kita ini agar dia bisa berubah," Dari ujung tangga ibumu menyahut.
"Tidak mau, aku kan masih belum lulus SMA."
"Ayah setuju, siapa tau dengan begitu kau menjadi lebih dewasa dan bertanggung jawab."
"Ayah, kok gitu?" Balasmu merengek, lagipula siapa yang mau menikah denganmu yang bahkan belum lulus sekolah ini?
"Nanti Mama kenalkan pada anak teman Mama," Final ibumu beranjak mengikuti sang suami yang kini berjalan ke dapur.
Kau tidak menganggap serius perkataan mereka, mana mungkin mereka akan menjodohkan dirimu. Paling tidak nanti setelah lulus, dan saat itu mungkin saja kau sudah punya niat untuk berubah, kan?
Tak ambil pusing, kau langsung saja memasuki kamar. Beristirahat sebentar lalu mandi dan berganti baju, setelah itu tanganmu meraih handphone dari dalam tas sekolah untuk menelfon Jungkook.
"Halo Sayang, jalan yuk."
"Sekarang? ini kan udah malem," Terdengar sahutan lemah dari seberang telepon.
"Ayolah."
"Oke oke, aku tunggu di tempat biasa ya," Telepon ditutup bersamaan dengan tanganmu yang menyambar tas dan beranjak keluar.
Baru saja kakimu menginjak anak tangga terakhir, suara laki-laki kembali terdengar, "Kau mau kemana malam-malam begini y/n?"
"Aku mau jalan sama pacarku, daa Ayah!!" Kau langsung berlari pergi.
"Yak, Lee y/n!!" Kau mengabaikan Ayahmu dan terus berlari keluar.
"Dasar anak nakal," Pria paruh baya itu hanya memijit kepalanya pelan seraya beranjak mengambil air minum.
•••
Entah ada angin apa sore ini tiba-tiba ibumu ikut menjemput, biasanya hanya supir keluarga yang mengantar dan menjemput dirimu. Lagipula jalan yang kalian lalui bukanlah jalan menuju rumahmu, entah ke mana dua orang ini akan membawamu.
Usai dua puluh menit perjalanan, kalian tiba di depan sebuah restoran. Tempatnya berada cukup jauh dari jalan utama sehingga suasana lebih tenang tanpa kebisingan kendaraan.
KAMU SEDANG MEMBACA
Oneshoot BTS [END]
Fanfiction[ BIASAIN VOTE YAH KALO BACA STORY APAPUN DAN SIAPAPUN AUTHOR NYA, VOTE DARI KALIAN ITU ADALAH BENTUK PENGHARGAAN BUAT AUTHOR ] - 💜jk - 💚v - 💛jimin - 💙rm - 💖jhope - 🖤suga - 💗jin Kumpulan story buat yang suka haluin Bangtan. Cuma short story p...
![Oneshoot BTS [END]](https://img.wattpad.com/cover/306434460-64-k492882.jpg)