10. Kak Jungkook (5)

154 23 4
                                        







💜💜💜💜💜
💜💜💜💜
💜💜💜
💜💜
💜

SELAMAT MEMBACA

•••






Sepanjang malam itu orang tua Jungkook sama sekali tak mendapati sang anak di rumah, mereka sudah mencoba menelfon laki-laki itu namun handphone miliknya sendiri masih berada di rumah. Begitu pula dengan keadaan di rumah y/n, ibunya terlihat sangat panik sembari terus mencoba menelfon nomor y/n. Ia bahkan sudah menelfon Enni, namun putrinya itu juga tak tahu menahu tentang hilangnya y/n.

Sementara orang rumah kelabakan mencari mereka, Jungkook dan y/n kini sudah berada cukup jauh. Mereka sudah berada di perbatasan kota sekarang, berhubung malam sudah larut keduanya memutuskan untuk bermalam di salah satu tempat penginapan yang ada di sana.

Keduanya mendapatkan satu-satunya kamar yang tersisa di penginapan ini, Jungkook segera merebahkan tubuhnya di atas kasur sedangkan y/n memilih untuk ke kamar mandi dan mencuci tangan serta kakinya.

"y/n, nggak papa kan kita tidur satu kamar? Lo bisa tidur di kasur dan gue di bawah."

"Kasurnya cukup kok buat berdua, Kakak tidur di atas aja nanti gulingnya buat pembatas."

Akhirnya gadis itu tertidur begitu saja melupakan guling yang seharusnya jadi pembatas mereka, y/n malah memeluk guling itu erat-erat membuat Jungkook mengulas senyum kecil sebelum sedikit bergeser menjauh memberikan ruang yang lebih lebar pada si gadis.

•••

Gadis itu terbangun oleh suara nyaring alarm dari handphone yang ia letakkan di samping kepalanya. Entah bagaimana sekarang Jungkook sudah tertidur di bawah sedangkan kaki dan tangan y/n memenuhi kasur yang seharusnya mereka tempati berdua itu.

"Astaga Kak, kenapa nggak bangunin aku sih suruh geser," Gumamnya ketika mendapati Jungkook tidur dengan mulut terbuka di atas karpet, ia bahkan tak mengenakan bantal ataupun selimut di bawah sana.

y/n bergegas mandi dan berniat membangunkan Jungkook untuk ia ajak sarapan.

"Kak bangun, udah pagi. Kak, ish kok nggak bangun-bangun sih."

Gadis itu mendekatkan wajahnya dengan wajah laki-laki itu, ia sedikit ragu apakah cara ini akan berhasil tapi kemungkinan besar iya. y/n menempelkan bibirnya dengan pipi mulus Jungkook, laki-laki itu sangat sensitif dengan area wajahnya. Benar saja, Jungkook langsung terbangun. Telinganya berubah merah mendapati wajah sang kekasih yang begitu dekat dengannya, bahkan deru napasnya pun terasa hangat menyapu bagian pipi Jungkook.

"Akhirnya kamu bangun juga, Kak. Buruan mandi terus kita cari sarapan, aku laper hehe."

Jungkook kembali dari lamunannya, "Gue mandi dulu bentar," Laki-laki itu berlari begitu saja memasuki kamar mandi setelah menyambar beberapa pakaiannya.

Selepas itu keduanya mampir ke restoran terdekat untuk sarapan.

"Mau makan apa, Kak?"

"Samain kayak punya kamu."

"Eh? Ganti lagi nih panggilannya?"

Oneshoot BTS [END]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang