💜💜💜💜💜
💜💜💜💜
💜💜💜
💜💜
💜
SELAMAT MEMBACA
•••
Hari ini adalah tahun ke tiga peringatan meninggalnya ibuku dan saat ini aku sedang berada di pemakamannya dengan Seokjin Hyung, kakak laki-laki ku
"Jung, pulang yuk udah sore."
"Iya Hyung."
Saat aku berbalik tiba-tiba seorang gadis muncul di depanku, reflek aku langsung memundurkan diri hingga terjatuh ke belakang.
"Lo kenapa astaga, bisa-bisanya jatoh kaya anak kecil aja."
"Awh, Jin Hyung nggak liat tadi ada cewek di sini?"
"Ngigo lo ya? Orang nggak ada siapa-siapa kok dari tadi, cuman kita berdua di sini."
"Gue salah liat kali ya?"
.
.
.
Sekarang aku sudah ada di dalam kamarku, sebenarnya tadi Jin Hyung menyuruhku membantunya memasak setelah mandi, tapi aku malas jadi lebih baik bermain handphone saja.
Tapi rasanya seperti ada yang aneh di sini, hawa kamarku tiba-tiba menjadi sedikit suram.
Benar saja, setelah kuedarkan pandangan ke seluruh sudut kamar ternyata sosok gadis yang kulihat di pemakaman tadi sedang berdiri di dekat pintu.
Perlahan ia berjalan, ah tidak dia melayang mendekatiku ke arah kasur. Bulu kudukku mulai berdiri, keringat dingin mulai bercucuran membasahi dahiku.
"Jin Hyung, tolongin gue!"
Tak butuh lama, Jin Hyung datang dengan tutup panci di tangan kirinya dan sendok sayur di tangan kanannya.
"Kenapa kenapa?!" Pekiknya panik.
"Hyung ada setan di sana, buruan usir Hyung!"
"Setan apa sih, lo masih ngigo ya?" Jin Hyung menempelkan punggung tangannya ke dahiku, sial, apa dia benar-benar tidak percaya?
"Sumpah beneran ada tadi."
"Mending beresin kamar lo nih, biar nggak dikintilin setan. Secara kamar lo udah kayak kapal pecah gini, setannya pasti seneng tinggal di sini," Setelah kulihat-lihat memang benar kamar yang kutempati ini lebih mirip tempat sampah daripada kamar.
"Huh iya deh Hyung."
"Abis itu langsung turun makan malem," Kakakku itu bergegas pergi mengingat ada masakan yang masih ia biarkan di atas kompor.
"Oke."
Baru saja Jin Hyung keluar sosok itu muncul lagi, kali ini hanya berjarak dua langkah di depanku.
"Astaga, Hyu...."
"Jangan teriak lagi plis, gue baik kok, gue nggak ada niatan gangguin lo."
Wajahku bertambah syok melihat hantu perempuan itu dapat berbicara, "Hah, lo ngomong sama gue?"
"Lo bisa liat gue?" Aku mengangguk tentu saja.
"Huwaa akhirnya, jadi temen gue ya plis," Pekiknya dengan tatapan senang sekaligus memohon.
KAMU SEDANG MEMBACA
Oneshoot BTS [END]
Fanfiction[ BIASAIN VOTE YAH KALO BACA STORY APAPUN DAN SIAPAPUN AUTHOR NYA, VOTE DARI KALIAN ITU ADALAH BENTUK PENGHARGAAN BUAT AUTHOR ] - 💜jk - 💚v - 💛jimin - 💙rm - 💖jhope - 🖤suga - 💗jin Kumpulan story buat yang suka haluin Bangtan. Cuma short story p...
![Oneshoot BTS [END]](https://img.wattpad.com/cover/306434460-64-k492882.jpg)