💜💜💜💜💜
💜💜💜💜
💜💜💜
💜💜
💜
SELAMAT MEMBACA
•••
Usai dari gudang, pemuda dengan selembar foto di tangannya itu beranjak mengitari seluruh rumah guna mencari sosok sang kakak. Kakinya berderap cepat begitu melihat orang yang ia cari tengah duduk di depan laptopnya.
"Hyung, gue mau nanya sesuatu."
"Apaan?" Jawab sang kakak acuh, kedua matanya masih setia pada laptop di hadapannya itu.
Jungkook menunjukkan foto itu, "Mereka siapa, Hyung?"
Seokjin mengernyitkan keningnya dan segera berbalik menghadap sang adik. Sedikit keterkejutan tergambar di wajah yang tadinya serius itu.
"Lo dapet dari mana nih foto?"
"Gudang, ini kan gue, terus yang tiga ini lo sama siapa?" Tunjuknya pada foto yang kini berada di tangan Seokjin itu.
"Ini tuh temen masa kecil kita, masa lupa sih," Jelas Seokjin sembari mengantongi lembar foto itu.
"Tapi kok muka dua cowok itu mirip? Persis banget malah sama muka lo pas kecil."
"Gila aja lo, mirip dari mana jelas-jelas gue lebih ganteng. Udahlah gausah bahas itu, orangnya juga udah pergi entah kemana."
Kini giliran Jungkook yang mengernyit bingung, ia benar-benar tak mengingat segalanya, ah atau mungkin karena ia masih terlalu kecil saat itu.
"Maksudnya pergi gimana?"
"Gatau, gue denger mereka pindah sama keluarganya tapi gue nggak tau pindah kemana. Udah kejawab kan, sekarang gue mau masak buat makan siang," Ujar Seokjin cepat sebelum melesat begitu saja menuju dapur. Jungkook pun tak ambil pusing, ia memutar arah untuk segera memasuki kamar.
"Gimana-gimana Jung, udah tanya kakak kamu?"
Pemuda itu terlonjak ketika suara Nayra tiba-tiba terdengar memasuki telinganya, "Astaga Ra, ngagetin aja sih kamu," Ia menyentil pelan kening gadis itu membuat sedikit guratan kesal tertuju padanya.
"Katanya Jin hyung sih itu temen masa kecil dulu, tapi pas ngejelasin, mukanya kayak gugup gitu."
"Wahh aku yakin sih ada sesuatu yang disembunyiin Jin oppa," Jujur saja Jungkook sendiri juga merasakannya, rasanya sangat aneh mengingat wajah kedua laki-laki yang ia lihat difoto itu benar-benar sama persis. Terlebih penjelasan Seokjin yang juga sama sekali tak membantu.
"Tau ah, mending aku mandi," Setelahnya Jungkook segera mengambil handuk dan melesat ke kamar mandi meninggalkan Nayra yang kembali berbaring dan muali menutup matanya untuk menyelami mimpi.
Tiga puluh menit berselang, Jungkook keluar kamar mandi dengan pakaian lengkap. Semerbak wangi sabun menguar dari setiap bagian tubuhnya, pemuda itu menggosok rambutnya yang masih basah menggunakan handuk. Kedua maniknya memicing otomatis begitu melihat gadis kesayangannya terlihat mengernyitkan kening dan bergerak tak nyaman dalam tidurnya.
Ia melangkah dengan cepat hingga di samping ranjang tempat Nayra berbaring, tangannya menepuk pelan pipi gadis itu.
"Ra, hey bangun," Usai tepukan ketiga barulah gadis itu terbangun- terperanjat lebih tepatnya.
"Kenapa hmm? Kamu mimpi buruk?" Gadis itu mengangguk cepat dan segera menelusup dalam dekapan sang kekasih, ia merasakan kehangatan di sana.
Tangan besar Jungkook mengusap rambut lembut kekasihnya, "Mau cerita?"
KAMU SEDANG MEMBACA
Oneshoot BTS [END]
Fan-Fiction[ BIASAIN VOTE YAH KALO BACA STORY APAPUN DAN SIAPAPUN AUTHOR NYA, VOTE DARI KALIAN ITU ADALAH BENTUK PENGHARGAAN BUAT AUTHOR ] - 💜jk - 💚v - 💛jimin - 💙rm - 💖jhope - 🖤suga - 💗jin Kumpulan story buat yang suka haluin Bangtan. Cuma short story p...
![Oneshoot BTS [END]](https://img.wattpad.com/cover/306434460-64-k492882.jpg)