6. Kak Jungkook (1)

289 24 1
                                        




💜💜💜💜💜
💜💜💜💜
💜💜💜
💜💜
💜

SELAMAT MEMBACA

•••




Dari balik jendela kamar di lantai dua itu, nampak seorang gadis manis nan cantik yang setiap pagi memandangi langit dari jendela kamarnya, y/n adalah namanya dan dia tinggal hanya dengan ibu dan kakaknya Enni karena sang ayah telah meninggal 10 tahun lalu.

Pagi itu dua saudari tengah menikmati sarapan yang disiapkan oleh sang ibu. Hari ini sang adik alias y/n sudah resmi masuk SMA, tentunya di sekolah yang sama dengan sang kakak.

"Kak, ayo berangkat."

"Tunggu sebentar y/n, ini masih terlalu pagi."

"Terlalu pagi dari mana, ini sudah hampir jam tujuh loh. Ayo buruan kasihan adekmu nunggu dari tadi," Sahut sang ibu yang tengah mencuci beberapa peralatan memasaknya.

"Iya, Mah. Ayo y/n."

"Oke, Mah kita berangkat ya."

"Iya, hati-hati sayang."

Mereka berdua memanglah adik kakak, tapi Enni tak pernah menganggap y/n sebagai adiknya. Dia bersikap baik pada y/n hanya ketika ada ibunya saja, selebihnya bahkan menganggap pun tidak pernah.

"y/n, gue nggak mau ada yang tau kalo kita adek kakak. Jadi lo turun di sini dan berangkat sendiri."

"Tapi kan tadi mamah bilang kakak bakal nemenin aku ke sekolah."

"Gausah ngimpi, cepet turun. Awas lo berani ngadu!" Setelahnya y/n terpaksa turun, berhubung yang menyetir selalu Enni jadi ia hanya bisa mengalah.

Gadis itu turun di tepi jalan yang tidak terlalu ramai, dan bahkan jalan menuju sekolah saja ia sama sekali tak ingat. Tempat ini sudah cukup jauh dari rumah, dan jujur saja ia mulai merasa panik.

Semasa kecil y/n pernah tersesat hingga hampir tertabrak mobil karena ditinggalkan sang kakak ketika bermain, hal itu menimbulkan trauma hingga sekarang yang membuatnya selalu merasa khawatir dan takut ketika sendirian di tempat yang baru.

Buliran bening tiba-tiba saja menentes dari sudut mata kirinya, jantung gadis itu mulai berdetak tak karuan ketika beberapa motor melaju kencang di sampingnya.

"Hei, ada apa?" Seseorang menepuk pundak y/n dari belakang membuat ia reflek mengusap air matanya.

"Enggak, aku baik-baik aja. Eh, kita satu sekolah ya?" Tanya sang gadis ketika melihat pemuda di depannya itu mengenakan seragam yang sama dengan miliknya.

Si pemuda mengangguk, "Boleh nebeng nggak? Plis kali ini aja, aku nggak tau jalan ke sekolah."

Pemuda itu menstarter motor besarnya, ia lantas menatap y/n yang masih bergeming di tempatnya, "Ayo naik."

Senyum gadis itu mengembang lebar, "Wah makasih banyak, ngomong-ngomong namaku y/n, dan kau?"

"Jungkook."

Jungkook menyalakan motornya dan berangkat ke sekolah bersama dengan y/n.

Ketika tiba di sekolah y/n dibuat bingung karena tatapan semua siswa mengarah kepadanya dan Jungkook sejak mereka masuk hingga ke parkiran.

Oneshoot BTS [END]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang