22. 10 Years

124 9 1
                                        







💗💗💗💗💗
💗💗💗💗
💗💗💗
💗💗
💗


SELAMAT MEMBACA

•••





Seminggu lalu adalah kelangsungan pernikahan Kim Seokjin dengan Park Leni.

Pertama mari kita kenalkan tokoh utama dari cerita ini. Kim Seokjin, namja 30 tahun yang menjadi CEO di perusahaan mendiang appa nya. Park Leni, gadis cantik berusia 20 tahun, ia adalah seorang mahasiswi. Mereka menikah tepat setelah tahun pertama mereka berpacaran.

"Bagaimana menurutmu, oppa?" Saat ini Seokjin ingin mengajak Leni ke kantornya sekaligus memperkenalkannya pada karyawan kantor. Dan seperti yang terlihat, kini yeoja itu sedang bingung memilih pakaian. Terhitung sudah lima kali ia bolak-balik kamar mandi hanya untuk mencoba beberapa pakaian yang akan ia kenakan.

"Jangan yang itu, itu terlalu besar buat mu."

"Haish lalu aku harus pakai apa?" Perempuan itu mulai frustrasi memilih di antara tumpukan pakaian itu menyebabkan senyum jahil terukir di bibir sang suami. Memang sedari tadi ia sengaja membuat Leni bergonta-ganti pakaian hanya untuk melihat istri cantiknya itu mengenakan pakaian yang ia belikan.

"Biar aku yang cariin," Seokjin mengacak-acak lemari pakaian istrinya, tak lama ia memberikan pakaian yang dipilihnya pada Leni. Sebuah dress putih sepanjang lutut dengan model yang sederhana namun terlihat elegan dan sopan menurutnya.

"Nih, pake ini aja pasti cocok," Ucapnya yakin.

Sang istri langsung mengambilnya dan berlari ke kamar mandi, lagi-lagi senyum kecil terukir begitu saja di wajah laki-laki itu karena melihat sang istri yang begitu lucu.

.

.

.

Usai drama pakaian yang panjang, sekarang keduanya telah berdiri di depan sebuah perusahaan megah yakni milik Seokjin.

Beberapa karyawan menyapa mereka, ada juga yang hanya sekedar tersenyum ke arah dua sejoli itu.

"Selamat pagi tuan dan nyonya," Ini adalah sekretaris Seokjin, namanya Yuna, mungkin ia tiga tahun lebih tua dari Leni.

"Pagi," Mereka menjawab bersamaan dan kemudian bertatapan lalu tersenyum, keduanya masih setia bergandengan tangan sejah turun dari mobil tadi.

Usai sedikit perkenalan yang disampaikan Seokjin tentang istrinya, kini mereka berdua sudah berada dalam ruang kerja Seokjin.

"Aku masih harus ngerjain sesuatu,kamu nggak papa kan nunggu dulu?"

"Tentu," Dengan senyum yang masih mengembang di wajahnya, Leni duduk di sofa memperhatikan wajah tampan suaminya ketika sedang serius bekerja. Namun lama-lama ia merasa bosan juga terkurung dalam ruangan tanpa melakukan apapun seperti ini.

"Oppa, aku ingin keluar sebentar boleh kan?"

"Mau kemana Sayang? Kamu bosen?" Leni mengangguk gemas.

"Kenapa nggak nunggu aku selesai sekalian aja?"

"Ckh aku udah beneran bosen ini, aku jalan-jalan sendiri aja gapapa, kamu selesaiin kerjaan kamu dulu."

"Yaudah tapi jangan lama-lama ya?"

"Yes, aku janji gabakal lama," Ia mengecup pipi suaminya sekilas sebelum akhirnya keluar dengan bersemangat.

Oneshoot BTS [END]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang