Happy reading
Maaf banyak typo!
:*
Jisoo terdiam di balkon kamarnya
Ia menatap ke arah liontin peninggalan sang ayah di tangannya
Ia mengelus liontin itu
"Apa maksud perkataan Ruby Jane tadi?" Tanyanya
Lalu ia menghela napas
#flashback on
Jisoo akan membawa bubur ke kamar Jennie
Setelah berdiri di depan pintu
Ia sedikit ragu untuk masuk
Namun ia menyiapkan dirinya dan memutuskan untuk masuk ke dalam kamar Jennie
Lalu ia melihat Jennie
Tidak
Ia melihat Ruby Jane di tempat tidurnya bersandar dan tengah menatap sengit dirinya
Jisoo mulai berjalan masuk
"Kau harus makan" ucap jisoo dan meletakkan buburnya serta segelas air putih di meja balas
Setelah selesai ia berbalik dan hendak pergi meninggalkan kamar Jennie
Ia masih bisa merasakan tatapan tajam ruby Jane di punggungnya
"Aku mengingatmu" Tiba tiba Ruby Jane bersuara
Jisoo terdiam dan menoleh
Ia mengangkat satu alisnya
"Aku mengingatmu..." Ucap Ruby Jane kembali masih dengan sorotan tajamnya
"Kau mengingatku? Apa maksudnya?" Tanya jisoo yang sudah sepenuhnya berbalik menghadap rubyjane
"Kau..... Gadis Hwang yang berada di pengadilan 15 tahun yang lalu"
Ungkap Ruby Jane yang membuat jisoo terkejut
"K..kau mengingat nya?" Mata jisoo mulai bergetar
Rubyjane mulai terkekeh
"Tentu saja bagaimana aku bisa lupa" balasnya
Jisoo mengepalkan tangannya
"Jadi selama ini kau memang mengingat nya kan!" Ucap jisoo menajam
Ruby Jane menggelengkan kepalanya
"Tidak.."
Ia menatap kosong jisoo
"Hanya aku yang mengingatnya. Jennie tidak.
Aku mengingat semuanya
Kau, ayah mu, kejadian penculikan itu hingga peristiwa terbunuhnya bunda Jennie. Aku sangat mengingat semuanya." Ucap Ruby jane dingin
" La..lalu.. lalu kau tau kan yang sebenarnya terjadi dengan ayahku! Beritahu aku sekarang apa yang sebenarnya terjadi..ayahku tidak bersalah kan ? Ayah..ku"
"Ayahmu ada sangkut pautnya Hwang.." balas rubyjane
"Aku tau...tapi tolong katakan padaku bukan ayahku kan pelakunya?" Tanya jisoo dengan suara bergetar
Rubyjane tersenyum penuh arti
"Sayang sekali aku tak akan mau memberitahu mu bodoh, kau cari saja sendiri" ungkap rubyjane
Lalu tatapannya beralih ke liontin yang dikenakan jisoo
Ruby Jane tersenyum sinis
"Selama ini kau membawa kuncinya ke mana mana dan belum sadar juga. Dasar bodoh" ucapnya
Jisoo mengernyitkan alisnya lalu memegang liontin di dadanya
"A. Apa maksudmu..liontin ini.. apa liontin ini adalah hal yang penting?" Tanya jisoo
KAMU SEDANG MEMBACA
The Brightest
Mystère / ThrillerBebek berenang mungkin terlihat tenang, namun siapa sangka kakinya terus bergerak cepat untuk menjaganya agar tidak tenggelam. ---------------------------- "Terlalu banyak hal yang membuat pikiranku ingin meledak rasanya." -Jisoo- "Akan kutunjukkan...
