CHAPTER 42

41 6 0
                                        

CHAPTER 42: perintah pertama, kejahatan pertama, rencana.

"Ayo cepat pans..." Kami berjalan cukup cepat. Ini hari pertama kelas bersama profesor slughorn. Meskipun masih setengah jam lagi aku sangat bersemangat.

"Dimana draco? Kurasa tadi dibelakang kita" pansy celingak-celinguk.

"Mungkin pergi ke toilet"

Kami berdua masuk ke ruangan kelas.  Sudah ada beberapa anak dari Slytherin dan Gryffindor tahun ke 6.

Waktu berjalan terasa cepat, 10 menit lagi profesor akan datang dan draco baru muncul dengan Blaise.

"Kalian dari mana saja?" Tanya pansy ke draco dan Blaise.

"Hey granger! Dimana dua teman idiotmu?" Tanya pansy karna Hermione hanya berjalan sendirian.

Dia tak menjawab hanya memutar mata. "Jangan begitu pans" aku masih asik melihat lihat ruangan ini.

"Baiklah anak anak, perhatian semuanya. Aku profesor baru yang akan mengajarkan pelajaran potion. Aku profesor slughorn" profesor datang dengan ceria dan ramah.

"Sebelum kita mulai ayo ambil buku di rak paling ujung itu."

"Ayo latin" pansy menarik tanganku.

"Aku sudah punya bukunya pans"

"Kau sudah punya?" Draco melihat buku.

"Ya, dari profesor Snape" aku mengatakannya dengan bisik-bisik.

"Baiklah, setelah kalian punya buku itu. Di sana ada perhatian sampai ke detail latihan, persyarat dari semua perencanaan—"

Harry dan Ron baru masuk ke kelas.

"Ambil buku kalian di rak" mereka pun membawa buku di rak.

"Sebagaimana yang aku katakan, aku telah siapkan ramuan pagi ini. Ada yang tahu ini apa?" Profesor melanjutkan pelajarannya.

Hermione mengangkat tangannya."yes, miss?..." Profesor masih belum tahu nama masing masing dari kami. " Granger, sir" lalu Hermione maju mendekati ke arah meja.

"Itu veritaserum. Orang yang minum cairan ini akan bicara yang sebenarnya. Dan itu ramuan polyjuice. Ini rumit dalam pembuatannya. Dan ini amortentia, minuman pembangkit cinta paling manjur di dunia. Menurut rumor baunya berbeda bagi setiap orang, tergantung ketertarikan mereka. Misalnya aku mencium bau....rumput segar, dan permanen baru, dan....odol beraroma mint." Hermione kembali mundur.

"Sir, boleh aku mencobanya?" Aku ingin mencobanya. Sungguh.

"Yes, miss?..."

"Black, sir. Latina black" profesor mengangguk menyuruhku maju.

"Aku mencium aroma....strong masculine perfume, green Apple, dan tanah yang basah karna air hujan." Aku menatap draco. Tapi dia memalingkan wajah. "Thank you sir" aku mundur kembali di samping pansy.

"Sekarang, amortentia tidak ciptakan cinta sejati. Itu mustahil. Tapi akan membangkitkan birahi kuat atau obsesi, dan karena alasan itu..uhu mungkin ramuan paling berbahaya di ruangan ini"

𝐃𝐨𝐧'𝐭 𝐋𝐨𝐯𝐞 𝐌𝐚𝐥𝐟𝐨𝐲Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang