bab 64

189 35 21
                                    

Selamat membaca.......









Ura dan kam saling tatapan tak berkedip selama sekali ,kam melihat mata ura teduh sama dengan ura melihat mata kam yang amat di rindukan , saling tatapan nina melihat nya memecahkan tatapan itu.

Hemmm.

Tatapan itu langsung berbaling ke arah suara .

Nina melihat dua anak perempuan itu.

Kam "kamu tidur ya" istirahat "ucap nina.

Ura melihat mama dan minta penjelasan .

Nina melihat ura .

Kamu istirahat ya ura "ucap nina.

Ura dengar langsung buka jaket ,depan sang mama dan kam sudah buka, nina dan kam melihat pakaian ura seperti bercak darah dari bagian baju putih.

Lalu ura pergi begitu saja meninggalkan mama dan kam.

Nina melihat ura pergi ke kamar lalu.

Uraaa"panggil nina.

Langkah kaki ura berhenti dan berbalik badan.

Ya "apa ma "jawab ura.

Nina : sini kamu.

Ura langsung menghampiri mama nya , sudah sampai depan mama nya.

baju kamu kenapa merah² seperti kena darah "ucap nina sambil nanda tinggi.

Ura melihat pakaian benar baju nya kena darah ,sudah lihat ura melihat mama dan kam.

Kam melihat ura .

Owh "ini kena minuman ma"ucap ura sambil bicara bohong ke mama nya.

Nina dengar dengar itu.

Ngak mungkin ura , mama tau ini bukan kena minuman ini darah"ucap nina.

Ura : kalau mama ngak percaya ,tanya aja sama fary .

Sudah selesai berbicara ura pergi begitu saja ,otak penuh emosi dan juga mikir kam .

Sudah sampai depan pintu kamar,ura buka pintu sangat kasar , lalu tutup pintu dengan kuat.

Brakkkk....

Nina dan kam dengar pintu kamar ura, tutup sangat kuat.

Nina ngelah napas melihat kelakuan ura , lalu nina melihat kam masih diam.

Sekarang kamu ke kamar istirahat "ucap nina lalu pergi ninggalin kam.

Kam dengar langsung pergi ke kamar lalu menaik tangga satu persatu , sudah lewat anak tangga kam melihat kamar ura , inggin kam masuk ke dalam lalu melihat keadaan ura.

Sudah lama mikir  ke barani mana kam , membuka pintu kamar ura pelan.

Sudah buka kam menoggol kan kepala nya kedalam ,kam melihat isi dalam tidak ada ura ,dan kam masuk dalam mencari ura sudah masuk kam menutup pintu kamar ura sudah tutup.

Kam melihat semua nya dalam kamar ura , tidak lama kepala kam sangat sakit lalu memengang kepalanya.

Shitt... sakit banget kepala aku "ucap kam .

berapa menit lama kepala rasa sakit hilang , sudah mendingan kam melihat balkon terbuka langsung menghampiri balkon , sudah sampai depan balkon melihat ura lagi isap rokok dan minuman alkohol .

Ura ngak tau ada kam di belakang nya.

Kam langsung berdiri samping ura dan.

Ngak baik untuk kesehatan kamu "ucap kam.

Ura lagi isap rokok dan minuman alkohol , lalu tersentak ura pernah dengar kata kata itu sejak pertama kam mengatakan waktu Dulu , lalu ura langsung melihat samping.

Kam melihat beri senyum tipis ke arah ura.

Kamu masih ingat sama saya "ucap ura sambil melihat lurus.

Kam : maksud nya , gimana apa kita pernah ketemu hm.

Ura ngeleng kepala tak percaya ,kam sudah melupakan dirinya oleh itu ura berdiri depan kam , lalu berbisik.

ini pacar kamu Kamelia "bisik telinga kam.

Deggg...

Jantung kam lebih cepat seperti biasanya dan kam ngeleng kepala.

Pacar aku adalah sofia bukan kamu paham , apa lagi kita baru kenal"ucap kam bicara nanda tinggi.

Ura ketawa lepas .

Hahahaha.....

Kamu bilang baru kenal sama aku , kalau ya"... Kenapa kamu" Kenal sama mama aku "ucap ura menahan emosi.

Kam : karena mama kamu pernah telpon aku jadi aku kenal ura.

Deggg.....

Ura kaget dengar berkataan kam tadi .

Jadi mama sebenar nya tau , 3bulan lebih tau di mana kam berada , tapi kenapa mama ngak kasih tau ke aku "batin ura.

Kam melihat ura diam mematung.

Hay... "Ucap kam.

Ura tersadar dari lamunan , lalu melihat kam.

Kamu bisa keluar dari kamar saya "ucap ura menahan marah.

Tap____belum selesai berbicara sudah di potong oleh ura.

GW..... BILANG.... KELUAR...."ucap ura bicara nanda tinggi.

Kam tersentak karena dirinya di bentak oleh ura ,dada nyesek sakit lalu pergi meninggalkan kamar ura , sudah keluar .

Kenapa sakit banget ya"bentak ura apa nyesek ngak seperti biasa nya"ucap kam .

Lagi bicara sendiri dengar teriakan kamar ura dan barang banting.

Arghhhhhhh...... brakkkk ..... brakkkk.... kenapa semua jadi begini "ucap ura bicara sendiri.

Melihat isi dalam kamar sudah berantakan , tangan berdarah habis tonjok kaca , sudah lama tenang ura keluar dari kamar.

Kam masih di sana dengar teriak ura dan barang banting , dengar suara pintu kamar terbuka.

Cklekkk...

Ura melihat kam , lalu pergi begitu saja .

Nina baru keluar dari kamar juga karena , seperti teriak kamar ura , lalu nina melihat ura baru keluar seperti mau pergi.

Uraaaa "panggil nina.

Langkah kaki ura berhenti .

Ya "ada apa "jawab ura tanpa berbalik badan.

Nina : mau kemana kamu ini sudah malam ura.

Ura : bukan urusan mama ,ura sangat kecewa sama.

Nina : maksud kamu apa ,mama ada salah sampai kamu kecewa sama mama .

Ura : hahaha....ura dulu sangat sayang mama dan percaya ,tapi sayang ura sudah luntur jadi benci oleh mama sendiri.

Kam dengar berkataan ura ,ngak tau apa bicara , kepala agak mulai sakit'.

Ura langsung pergi tanpa bicara lagi.





Oke segini dulu.

cinta ku untuk kamuTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang