- END - BELUM DI REVISI -
⚠️ 17+ ⚠️
⚠️ Typo bertebaran ⚠️
⚠️ Banyak mengandung kata-kata kasar ⚠️
✨Me and my love story✨
Queensha Lesham Rosalie, gadis cantik yang terkenal dengan bad imagenya. Menjadi topik pembicaraan yang beralur buruk sudah men...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
“Gue kecewa lo lebih milih cowok itu dari pada gue.” Ucap Rafi membuka obrolan dengan Queen.
“Gue pikir setelah apa yang lo mau gue lakuin lo bakalan balik ke gue.”
“Gue pikir lo bakalan dateng ke apartemen dan kita mulai dari awal lagi.”
“Gue emang nggak pernah ngomongin gimana perasaan gue, tapi asal lo tau gue beneran suka sama lo.” Beritahu Rafi yang berhasil membuat Queen menatap Rafi sendu.
“Lo satu-satunya cewek yang buat gue kayak bukan diri gue sendiri. Dari sekian banyaknya cewek yang deket sama gue, lo selalu bikin gue nyaman, dan lo dengan lancangnya ngambil hati gue.”
“Hmm, lo pemilik hati gue Queen. Lo satu-satunya pemilik hati gue.” Mata Queen memerah berkaca-kaca dengan jari yang sudah meremat roknya.
Dari mata Rafi, Queen melihat kesedihan dan ketulusan. Mata yang biasanya menatapnya datar kini menatapnya sendu.
Tak ingin semakin terlihat kesedihannya, Rafi mengalihkan pandanganya lurus ke depan untuk menghindari tatapan Queen.
Dengan pandangan lurus menyorot ke depan, Rafi kembali mengingat awal bagaimana keduanya memulai hubungan membuatnya tersenyum kecil.
“Lo inget nggak waktu pertama kali?” Tanya Rafi pada Queen tanpa memalingkan wajahnya.
“Lo nangis dan lo tau, lo lucu banget.” Ucap Rafi diakhiri kekehan kecil.
“Kalo di inget-inget dulu kita lucu sih kata gue.”
“Nggak kerasa hubungan kita hampir setahun, tapi belum genap setahun lo mutusin gue.” Lirih Rafi dengan tersenyum getir.
“Lo tau nggak, waktu lo bilang mau putus ke gue? Gue nggak percaya kalo lo mau putus dari gue, gue kira bercanda karena lo lagi marah aja sama gue.”
“Lo nggak bisa kasih gue kesempatan ke dua?” Tanya Rafi dengan mata penuh ketulusan menatap Queen.
“Gue...” Bingung Queen.
“Gue yakin, gue masih jadi pemenenang kan di hati lo?” Tanya Rafi percaya diri meskipun dihatinya ada sedikit keraguan.
Kring... Kring... Kring...
Bel masuk berbunyi membuat keduanya harus menghentikan pembicaraan dan masuk ke kelas.
“Gue masuk dulu.” Pamit Rafi dengan sedikit tersenyum.
“Gue ngelakuin itu biar lo balik ke gue, sorry.” Ucap Rafi sebelum pergi meninggalkan Queen yang kini dilanda kebingungan dengan ucapan mantan kekasihnya itu.
-SheisQueen-
“Loh mama, papa.” Kaget Queen dan Jake kala melihat kedua orang tua Queen dan orang tua Jake berkumpul di ruang tamu.
Suasana terasa menegangkan ditambah dengan Letta sang ibunda Queen tengah menangis sesegukan dan Raden yang menatap Queen dengan wajah memerah penuh amarah.
“Mama kenapa?” Tanya Queen yang berjalan mendekati mamanya.
“Mama kecewa sama kamu Queen.” Ucap Letta dengan air mata yang terus mengalir deras dari matanya.
“Kenapa ma? Ada apa?” Bingung Queen lalu mengalihkan pandangannya pada sang papa.
“Papa, mama kenapa sih?” Tanya Queen yang langsung mendapatkan tamparan dari papanya.
PLAK
“Pa.” Panggil Queen kaget dan tidak percaya papanya menamparnya.
“Papa apaan sih? Kenapa nampar Queen?” Tanya Jake dengan mambawa Queen ke dalam pelukannya guna menenangkan tunangannya.
“Papa dan mama nggak pernah mengajarkan kamu seperti itu Queen.” Ucap Raden penuh kekecewaan.
“Queen salah apa? Kenapa? Queen bingung pa.” Ucap Queen dengan air mata yang sudah tidak bisa dibendung lagi.
Kedua orang tua Jake yang awalnya hanya diam kini Kylie beranjak dari duduknya menyerahkan ponselnya yang memperlihatkan video tidak senonoh yang dilakukan Queen dan Rafi.
Queen membelalak kaget, tubuhnya lemas seketika.
“Papa dan mama kasih ikatan ke kamu dan Jake guna menghindari ini terjadi karena kurangnya pengawasan dari mama sama papa. Tapi apa, ternyata hal yang paling mama takuti sudah terjadi.” Ucap Letta tersendat-sendat.
“Mama sudah gagal jadi orang tua pa. Mama nggak bisa jaga anak perempuan satu-satunya kita.” Lanjut Letta penuh sesal dengan menyalahkan dirinya sendiri.
“Mama papa, Queen minta maaf. Queen salah, yang salah Queen. Papa dan mama nggak salah, yang salah disini Queen, kalian nggak salah.” Ucap Queen dengan menangis sesegukan menuju kedua orang tuanya meminta maaf.
“Kenapa kamu melakukan hal semenjijikkan itu dan siapa laki-laki di video itu?” Tanya Raden sendu tidak mempercayai bahwa putrinya yang masih ia anggap anak kecil sudah melakukan hal diluar batas yang belum seharusnya dilakukan.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Sengaja double update soalnya kemarin nggak bisa update. Lagi sibuk-sibuknya sama pendidikan. Mau hiatus lagi tapi nggak enak ngegantung cerita serasa ada tanggungan aja. Jadi bakalan rajin update buat tamatin cerita ini lebih cepet.
Silahkan meninggalkan jejak dengan cara memberikan vote dan komentar✨