She is Queen || 12

8.2K 179 6
                                        

Sejak hari dimana terakhir kali Queen dan Rafi bertengkar, Queen belum juga bertemu dengan Rafi

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Sejak hari dimana terakhir kali Queen dan Rafi bertengkar, Queen belum juga bertemu dengan Rafi. Queen memutuskan untuk tidak pergi ke sekolah selama 2 hari dan kini hari sudah berganti hari sabtu. Gengsinya terlalu tinggi.

Karena merasa suntuk dan bosan akhirnya Queen memutuskan untuk berjalan-jalan ke mall sembari membeli sepatu yang yang ia inginkan.

Meskipun hari sudah sore entah mengapa cuaca hari ini masih cukup panas, Queen berencana menggunakan mobil hadiah dari papanya yang sudah lama tidak ia pakai karena lebih sering menggunakan motor.

Bersiap diri sebelum pergi, kini Queen sudah siap dengan pakaian yang melekat pas di tubuhnya.

Queen menggunakan pakaian ini juga bukan tanpa sebab, karena hari ini Queen akan menghadiri acara balap motor yang diadakan salah satu temannya dari sekolah lain

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Queen menggunakan pakaian ini juga bukan tanpa sebab, karena hari ini Queen akan menghadiri acara balap motor yang diadakan salah satu temannya dari sekolah lain.

Tidak heran banyak yang mengenal Queen karena memang Queen mempunyai banyak kenalan dari manapun. Bahkan pengikut instagram Queen juga cukup banyak yang memang didominasi oleh pria.

Dengan santai dan tidak ugal-ugalan guna menikmati jalanan yang banyak pengendara Queen kini sudah sampai disalah satu mall yang ada di Jakarta.

Setelah memarkirkan mobil, Queen segera masuk dan berjalan santai mengamati sekitar yang terbilang cukup penuh manusia berkeliaran.

Langsung saja Queen berjalan menuju toko dengan merek mewah yang mempunyai produk unggulan dan mencari model sepatu yang di inginkan dan menarik perhatiannya.

Sekitar 1 jam Queen berkutat mencari sepatu, kini Queen sudah menemukan sepatu-sepatu yang ia inginkan.

Queen membeli sepatu sebanyak 5 buah pasang dan salah satunya ada sepatu keluaran baru dari merek itu yang tentunya harganya tidak bisa dibilang murah.

Karena merasa haus Queen berjalan mencari tempat minum yang sudah biasa dirinya datangi, memesan, dan duduk manis menikmati kesendirian yang terasa begitu sepi.

Queen memang sengaja tidak mengajak teman-temannya karena Queen ingin menghabiskan waktunya sendiri dan tidak melulu selalu bersama teman-temannya.

Queen hanya diam menatap pemandangan kota yang terlihat sangat padat dan langit malam yang terlihat begitu gelap sampai pada akhirnya ada pergerakan dari tempat duduk disampingnya, meskipun begitu tidak membuat Queen memalingkan matanya dari pemandangan yang sedari tadi menariknya.

"Cantik." Ucap orang itu yang terdengar amat jelas ditelinga Queen membuat Queen mau tidak mau menoleh ke samping kanannya.

Queen membelalak kaget lantaran orang yang mengambil duduk disampingnya adalah si ketua osis yang beberapa waktu lalu membuat dirinya tidak nyaman.

"Ngapain lo duduk di sini?" Tanya Queen dengan perasaan yang gugup.

Sial, sungguh sial. Mengapa Queen melontarkan pertanyaan yang tidak bermutu seperti ini. Queen benar-benar merutuki mulutnya.

"Kenapa? Ini tempat umum yang mau duduk di manapun diperbolehkan." Jawab Jake tenang lalu mengalihkan tatapannya dari wajah Queen menuju pemandangan yang tadi Queen lihat.

Diam, Queen hanya diam tidak menyahuti jawaban Jake, Queen tidak ingin semakin terlihat bersikap aneh.

"Lo sendiri ngapain disini? Sendirian lagi." Tanya Jake.

"Minum." Jawab Queen singkat yang sialnya membuat Jake menarik sudut bibirnya kecil.

"2 hari gue nggak ngelihat lo di sekolah, bolos?" Tanya Jake lagi yang membuat Queen memandang Jake.

"Kok lo kepo sih." Ketua Queen dengan alis yang menyerit.

"Lo bukannya cowok yang abai sekitar?" Tanya Queen keheranan.

"Gue selalu tau tentang lo Queen, bahkan tentang lo sama Rafi pun gue juga tau." Ungkap Jake yang berhasil membuat Queen kaget.

"Lo siapa?" Selidik Queen.

"Lo tahu gue Queen, gue Jake." Jawab Jake dengan santai.

"Ga usah panik, gue bakalan tutup mulut. Lo tenang aja." Beritahu Jake.

"Ternyata lo nggak seperti yang anak-anak bilang ya. Nyatanya lo bukan cowok cuek dan nggak peduli sekitar." Ujar Queen dengan menganggukkan kepalanya.

Keduanya kembali saling diam dengan kesibukan masing-masing. Jake yang menatap pemandangan luar dan Queen yang menelisik setiap inci wajah hingga leher Jake.

"Jake, lo punya pacar nggak?" Tanya Queen yang membuat Jake kembali menatap Queen.

"Kenapa? Lo mau jadiin gue selingkuhan lo? Sorry gue nggak minat." Tolak Jake yang membuat Queen mendelik kaget.

Queen berpura-pura memasang wajahnya dengan sedih dan mulut yang melengkung ke bawah sembari berucap, "Yah, sayang banget padahal lo tipe gue."

"Ternyata lo juga banyak omong ya Jake."

"Cuma sama lo." Singkatnya yang berhasil membuat Queen bingung.

"Maksudnya?" Bingung Queen.

"Nomor telepon lo?" Pinta Jake yang langsung Queen berikan.

"Katanya nggak minat sama gue?" Tanya Queen menggoda.

"Gue cuma minta nomor lo bukan berarti gue minat sama lo." Ucap Jake.

"Bangsat." Umpat Queen mengekspresikan kekesalannya membuat Jake terkekeh.

"Lo jangan baper ye, gue cuma bercanda aja jangan diseriusin." Peringat Queen.

"Ternyata lo juga bisa bercanda ya."

"Gue tau." Tambah Jake.

"Gue cabut duluan." Pamit Queen yang sudah beranjak dari tempat duduknya.

"Hmm." Jawab Jake dengan ekspresi kembali datar seperti saat dilingkungan sekolah membuat Queen geleng-geleng kepala.

Perubahan yang begitu cepat pikir Queen sembari berjalan keluar.

"Gue tunggu sebentar lagi." Gumam Jake dengan muka temboknya menatap Queen yang pergi meninggalkan tempat ini.

Silahkan meninggalkan jejak dengan cara memberikan vote dan komentar✨

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Silahkan meninggalkan jejak dengan cara memberikan vote dan komentar✨

V
O
T
E

T E R I M A K A S I H

She is QueenTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang