Keindahan yang dilihat sering kali membutakan hati dan pikiran. Sama seperti saat aku melihatmu untuk pertama kali. Hari itu, saat itu, melihatmu tersenyum membuat duniaku terasa menghangat secara tiba-tiba. Ah, apa ini? Hatiku berdebar!
Jika saja ada yang bisa aku lakukan untuk menggapaimu, Aurora, akan aku terjang sekarang!
Namun nampaknya takhtamu terlalu tinggi untukku yang memendam diri di dasar samudra.
Bagaimana aku bisa menggapaimu, Aurora?
Aku mencintaimu, soalnya!
. . . . . . . .
Jinan, stop.
Aku sudah punya suami.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.