Hello I'm nada
Mana suaranya?
Seneng gak aku update?
Jangan lupa untuk vote and komen
Hppy Reading
35. ISI SURAT
Rival, Keanu, Johan, Dito, Bastian dan Opang sedang sibuk membujuk Pak Salak di ruangannya. Mereka terus memohon agar mereka dapat di izinkan untuk di hukum juga sama seperti Langit. Benar sekarang cowok itu sudah pergi seorang diri untuk menjalankan hukumannya. Yang dilakukan keenam cowok itu adalah memberikan kata-kata kiasan Mutiara agar Pak Salak tersentuh hatinya.
Pak Salak tiba-tiba menggebrak meja. “Kalian bisa diam tidak?!” ujar Pak Salak. “Aneh banget sih kalian giliran di hukum malah kabur. Sekarang saat saya tidak memberikan kalian hukuman kalian malah ingin di hukum!”
“Karena itu kesalahan kami bersama Pak gak adil buat Langit kalo cuma dia yang di hukum,” ucap Bastian membuat Johan mengangguk setuju.
“Pak! Bapak! Sekarang bilang sama kita gimana caranya supaya Bapak mau hukum kita juga?” tanya Johan pada Pak Salak sementara Opang hanya meringis melihat wajah Pak Salak yang sepertinya sebentar lagi akan meledak di tempat.
“Apa kami harus bolos lagi Pak?” Johan malah bertanya.
“Atau gak kita buat rusuh aja. Kita tawuran lagi di sekolah pasti seru,” ucap Rival dengan sengaja memancing amarah Pak Salak. Sementara Keanu hanya bisa pasrah dengan nasibnya sekarang.
“KALIAN INI BENAR-BENAR MENGUJI KESABARAN SAYA?!”
“Kami tidak menguji Pak karena kami bukan penguji,” jawab Opang dengan senyum bangga yang langsung kompak membuat semua temannya tertawa.
Johan merangkul pundak Opang. “CUAKKSSS!!”
“Apa cuaks-cuaks?!” Pak Salak bertanya galak kedua matanya hampir saja loncat dari kaca matanya melihat keenam murid laki-lakinya itu. “Kalian itu bisa tidak diam dan masuk kelas sekarang! Karena semua kelas sekarang akan mengadakan penilaian harian untuk ujian kalian nantinya.”
“Trus kalo kita ujian gimana sama Langit, Pak?” tanya Johan.
“Langit nanti akan menyusul. Sekarang lebih baik kalian pergi ke kelas kalian!” Pak Salak memberikan perintah tegas kembali kepada para muridnya. Namun memang dasarnya kepala batu sampai detik ini belum ada tanda-tanda mereka akan keluar dari ruangan ini. “Kenapa kalian malah diam?!”
“Saya merasa ini gak adil untuk Langit, Pak.” Keanu yang sejak tadi hanya diam saja menjadi angkat bicara. Tentunya melihat siapa yang berbicara membuat Pak Salak mengerutkan keningnya. Jangan lupakan bahwa Keanu adalah murid berprestasi dan juga murid penuh talenta di sekolah ini. Mendapatkan nilai bagus juga pasti salah satu keinginannya.
“Keanu kamu yakin dengan apa yang kamu bicarakan? Kamu harus memikirkan semuanya matang-matang. Bapak ini berusaha menyelamatkan kalian semua dari nilai merah di rapot nanti,”
“Keselamatan kami gak ada artinya tanpa Langit, Pak.” ujar Keanu.
Pak Salak menatap keenam murid pria itu dengan tatapan tidak percaya. Karena jarang sekali ada pertemanan yang sesetia mereka dalam menjalin hubungan sebagai teman. “Jadi kalian lebih pilih ulangan atau ikut membersihkan toilet?” tanya Pak Salak pada semuanya.
“Bersihin toilet lah ngapain ulangan pusing!” jawaban dari Opang itu mampu membuat Pak Salah menghela napasnya sambil memijat keningnya sendiri. Tidak habis pikir dengan jalan pikiran murid-muridnya.
KAMU SEDANG MEMBACA
LANGIT
Teen Fictionsiapa tau tiba-tiba cerita ini viral ehehe Halo I'm Nadaa [Wajib follow author karena cerita akan di privat!] Langit adalah bagian atas dari permukaan bumi yang di sebut, atmosfer. Itulah ya...
