Hallo semua ♡
Welcome di lapak @thsaa__
panggil aku notnot ><
Sebelum baca biasakan follow dulu yaa!!!
kasih tau aku dapet cerita Argala dari mana?
kasih tau aku juga kalian asalnya dari mana aja!!??
[[ Bantu aku ngeramein Argala, yuk. dengan cara tekan tombol bintang di pojok bawah dan kalo ceritanya seru kasih komen di setiap part-nya 😍 ]]
Selamat membaca para readers
~🌼~
Dimalam yang sepi seorang gadis cantik terduduk disebuah halte, dirinya sedang menunggu sebuah bis yang sedari tadi belum juga datang. tubuh mungilnya itu merasakan hembusan angin malam yang sesekali berhembus kearahnya.
Ia bingung, hari sudah semakin malam, ia tidak tau harus menelfon siapa untuk saat. Sebenarnya ia sangat menyesal telah menolak ajakan menginap di rumah sahabatnya tadi.
Apakah ia kembali saja? namun jarak anatar rumah sahabatnya dengan halte ini lumayan cukup jauh.
Gadis itu celingak-celinguk menoleh ke kanan dan kiri, jalan sekitar sini benar-benar sangat sepi hanya ada beberapa kendaraan yang berlalu lalang melewatinya.
sejak tadi gadis ini sudah berusaha untuk memesa taxi namun entahlah apa yang terjadi, pesanannya selalu ditolak dari aplikasinya, ini benar-benar hari yang menyebalkan
Gadis itu Aleta Berlin Xaviera. Gadis yang memakai cardigan berwarna pink jambu dengan rambut terurai yang terkena hembusan angin malam, ia berharap agar bis malam bisa sampai di halte yang ia duduki sekarang.
Beberapa saat kemudian tiba-tiba ada sebuah mobil hitam berhenti didepan halte tersebut dan keluar seorang laki-laki berpakaian serba hitam berjalan kearahnya, Aleta terkejut. Mau apa lelaki itu?
Saat Aleta akan berdiri ingin pergi meninggalkan halte tersebut, tiba-tiba saja dari belakang mulut dan hidungnya dibungkam dengan sebuah kain dan tidak sengaja terhirup olehnya.
"Mptt... Ngapai—"
kesadarannya menghilang ia tidak bisa memberontak bahkan berteriak, pandangan Aleta mulai memudar ia akan kehilangan kesadarannya.
namun disaat itu Aleta masih bisa merasakan, bahwa tubuhnya mulai melayang sekaan ada seseorang yang menggendongnya.
✧✧✧✧
Kini pagi pun tiba, matahari telah menampakkan sinarnya. Seorang lelaki tanpa busana terbangun dari mimpi panjangnya, sayup-sayup matanya terbuka, kepala terasa pening, karena efek miras yang ia minum kemarin.
Di tepi ranjang yang ia tiduri, dirinya melihat seorang gadis yang tengah duduk dipinggiran ranjang dengan Isak tangis yang tidak teratur.
Lelaki yang bernama Argala Gabriel Narendra mengangkat tubuhnya untuk menyandar dan melihat apa yang sebenarnya terjadi.
Tak lama ia baru sadar bahwa dirinya saat ini tidak mengenakan sehelai kain ditubuhnya, lelaki itu langsung menarik selimut untuk menutupi bagian bawah kemaluannya.
KAMU SEDANG MEMBACA
ARGALA
Fiksi Remaja(Segera terbit) SEBAGIAN DI HAPUS || PINDAH KE APLIKASI wizpen Argala yang di jebak oleh musuhnya. Di sebuah bar ia di datangi oleh seorang pelayan yang membawakan sebuah minuman, di keadaan yang tak sadarkan diri ia langsung meminumnya tanpa wasp...
