GalAle : 06

298K 10.9K 471
                                        

~✨🌼✨~


"hamil karena saya Tante!" Kata Argala.

Ibu Aleta menggeleng kepalanya dengan sedikit terkekeh, omong kosong apa ini? Ibu Aleta tidak percaya.

"Anak tampan, ini sudah larut malam. pulang ya, nanti orang tua kamu nyariin," ucap Fira, tidak mempercayai ucapan Argala.

"Saya serius Tante, Aleta hamil anak saya" ucap Argala sekali lagi, meyakinkan Ibu Aleta.

Aleta yang berada di tengah-tengah ikutan was-was, mengapa Argala mengatakannya sekarangnya, mengapa lelaki itu tidak pulang saja.

Fira terdiam menatap laki laki itu, lalu menatap Aleta.

Di belakang Tubuh Fira sudah berdiri seorang lelaki berbadan besar, memakai kaos tentara, lelaki itu telah mendengar ucapan Argala sebelumnya.

"Ibu... Aleta, masuk," kata lelaki berbadan kekar itu, Ayah Aleta- Abi.

"Ayah... Aleta bisa-"

"MASUKK!!!"

Belum sempat Aleta berbicara Abi sudah membentaknya, Fira yang takut pun menarik tubuh Aleta untuk masuk dan membiarkan Argala dan Abi di luar.

Argala telah menyiapkan diri, ia akan menerima semua konsekuensinya.

"Nama kamu siapa?" Tanya datar Abi menatap Argala tajam.

"Saya Argala, Om," Jawab Argala lantang tanpa ada rasa takut sama sekali.

"Apa benar yang sudah kamu katakan?" tanya Abi dengan wajah tegasnya.

Argala langsung mengangguk, "benar, om." Jawabnya.

"Kamu tau anak siapa yang telah kamu hamili?" tanya Abi sekali lagi sambil menusuk Argala dengan tatapan tajamnya

"Tau Om," jawab Argala.

Abi nematap dingin kearah Argala, namun leki laki itu tidak menunduk sama sekali, badannya tegak, kepala tetap menatap Abi, satu kata muncul di otak Abi, pemberani.

"Mengapa kamu ingin tanggung jawab? kenapa kamu tidak lari saja?"

"Karena saya laki-laki om, saya bukan pecundang,"

Abi menatap jaket Argala yang memiliki sebuah logo Asther di dadanya, "Kamu geng motor?"

"Iya Om."

"Jika saya nikahkan kamu dengan Aleta, kamu beri makan apa anak saya?"

Argala terdiam sesaat, "saya akan berkerja om, saya akan mencari uang, saya tidak akan mengandalkan uang orang tua saya."

Abi menatap Argala dari bawah hingga ke atas, "kalau begitu, buktikan!"

Setelah mengatakan itu, Abi langsung pergi berjalan menuju pintu untuk masuk kedalam rumahnya, namun Abi berhenti dan mengatakan,

"pulanglah. jika memang kamu laki-laki, besok kembalilah. Bawa kedua orang tuamu!" Ucap Abi lalu masuk kedalam dan menutup pintu rumah.

 ARGALA Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang