Hai ...
konfliknya gak terlalu berat. Bacanya santai aja ya. di bikin enjoy aja gitu.hehe
Dan jangan lupa tetap bernafas...
Walaupun dunia sering kurang ajar...
SELAMAT MEMBACA ~~
Tara terbangun dari tidur panjangnya. Kepalanya terasa pusing karena alkohol kemarin.
Lelaki itu melirik jam
" Anjing! Udah siang. !" Ocehannya membuat ketiga temannya terusik
" Pagi - pagi lu berisik Ra. !" Ujar dilan dengan mata masih tertutup.
" Udah jam 11 siang anjing. Bukan pagi lagi. !"
" Hah beneran ?" Detik itu juga dilan bangun. Ia melirik jam.
" Yah kita gak sekolah dong!" Gumam dilan.
" Gak apa. !" Tara kembali merebahkan badannya di samping Joy yang masih tidur pulas.
" Tara mumpung lu bangun. Mandi gih. !" Perintah dilan.
" Ntar aja. "
" Oh ya. Pinjem charger dong. Hp gue lobet "
Dilan berdiri menuju laci dah lalu kembali membawa charger.
" Nih. !" Tara meraih benda itu.
Setelah semua beres Tara kembali tidur. Sedangkan dilan pergi ke kamar mandi. Ia membersihkan badannya.
" Pinggang gue masih sakit. !" Gumam dilan menyentuh pinggangnya.
" Anak anjing itu. Gak tahu kata pelan apa !"
Sedangkan di sisi lain.
Tara menganggu tidur tidur rehan dan juga Joy.
" Kebakaran! Kebakaran! " Teriak Tara membuat rehan dan Joy bangkit lalu berlari.
" Kebakaran..." Ucap Joy dan Rehan barengan.
Tara tertawa lepas sampai berguling - guling.
Dia melupakan masalahnya. Melupakan kalau semalam dia habis nonjok seseorang.
Rehan dan Joy berhenti saat mendengar tawa Tara. Mereka menoleh ke belakang melihat Tara yang masih berguling- guling sambil tertawa.
" Bajingan kecil. !" Umpah Joy.
" Hahaha..." Tara masih tertawa.
" Jangan ke tawa lu. " Joy menghampiri Tara dan menendangnya pelan.
Dilan keluar dari kamar mandi. " Ck ribut!" Sinis nya.
" Lan cepetan gue mau mandi. Sekolah !" Ujar rehan membuat ketiganya menoleh ke arah dirinya.
Ketiga temannya menatap Rehan " lu bodoh!" Ujarnya.
"Kenapa ?" Tanya rehan.
" Lu gak lihat itu jam ?" Tunjuk Tara. Dan Rehan menoleh.
" Astaga. !!" Teriak Rehan
" jangan teriak kek gitu anjing!"
" Gue kan kaget. !"
" Udah. Ribut sekali kayak emak emak di pasar!"
" Tara lu gak pulang ?" Tanya Joy.
" Gak ahh. Males. "
Gak ada niat buat tanya lagi Joy milik diam dan menatap dilan.
" Dilan rumah lu gak ada makanan ? Gue laper !" Ucap Tara.
" Ada. !" Tara pergi ke dapur di susul oleh rehan. Dan kini tinggal dilan dan Joy mereka saling tatap.
" Jangan bilang lu. !" Ujar dilan memperingati Joy.
KAMU SEDANG MEMBACA
ALXENDER | End ✓
JugendliteraturBANTU FOLLOW AKUN INI BANTU JUGA PROMOSIKAN CERITA INI TERIMAKASIH,,, BL lokal """ Puaskan gue dengan mulut lu " KEY ALXENDER " Hisap sekarang juga. !!"
