bab 15

26.9K 1.4K 20
                                        

Hai ...
konfliknya gak terlalu berat.  Bacanya santai  aja ya. di bikin enjoy aja gitu.hehe
Dan jangan lupa tetap bernafas...
Walaupun dunia sering kurang ajar...

SELAMAT MEMBACA ~~

Tara terbangun dari tidur panjangnya. Kepalanya terasa pusing karena alkohol kemarin.
Lelaki itu melirik jam

" Anjing! Udah  siang. !" Ocehannya membuat ketiga temannya terusik

" Pagi - pagi lu berisik Ra. !" Ujar dilan dengan mata masih tertutup.

" Udah jam 11 siang anjing. Bukan pagi lagi. !"

" Hah beneran ?" Detik itu juga dilan bangun. Ia melirik jam.

" Yah kita gak sekolah dong!" Gumam dilan.

" Gak apa. !"  Tara kembali merebahkan badannya di samping Joy yang masih tidur pulas.

" Tara mumpung lu bangun. Mandi gih. !" Perintah dilan.

" Ntar aja. "

" Oh ya. Pinjem charger dong. Hp gue lobet "

Dilan berdiri menuju laci dah lalu kembali membawa charger.

" Nih. !" Tara meraih benda itu.

Setelah semua beres Tara kembali tidur. Sedangkan dilan pergi ke kamar mandi. Ia membersihkan badannya.

" Pinggang gue masih sakit. !" Gumam dilan menyentuh pinggangnya.

" Anak anjing itu. Gak tahu kata pelan apa !"

Sedangkan di sisi lain.

Tara menganggu tidur tidur rehan dan juga Joy.
" Kebakaran! Kebakaran! " Teriak Tara membuat rehan dan Joy bangkit lalu berlari.

" Kebakaran..." Ucap Joy dan Rehan  barengan.

Tara tertawa lepas sampai berguling - guling.
Dia melupakan masalahnya. Melupakan kalau semalam dia habis nonjok seseorang.

Rehan dan Joy berhenti saat mendengar tawa Tara. Mereka menoleh ke belakang melihat Tara yang masih berguling- guling sambil tertawa.

" Bajingan kecil. !" Umpah Joy.

" Hahaha..." Tara masih tertawa.

" Jangan ke tawa lu. " Joy menghampiri Tara dan menendangnya pelan.

Dilan keluar dari kamar mandi. " Ck ribut!" Sinis nya.

" Lan cepetan gue mau mandi. Sekolah !" Ujar rehan membuat ketiganya menoleh ke arah dirinya.

Ketiga temannya menatap Rehan " lu bodoh!" Ujarnya.

"Kenapa ?" Tanya rehan.

" Lu gak lihat itu jam ?" Tunjuk Tara. Dan Rehan menoleh.

" Astaga. !!" Teriak Rehan

" jangan teriak kek gitu anjing!"

" Gue kan kaget. !"

" Udah. Ribut sekali kayak emak emak di pasar!"

" Tara lu gak pulang ?" Tanya Joy.

" Gak ahh. Males. "

Gak ada niat buat tanya lagi Joy milik diam dan menatap dilan.

" Dilan rumah lu gak ada makanan ? Gue laper !" Ucap Tara.

" Ada. !"  Tara pergi ke dapur di susul oleh rehan. Dan kini tinggal dilan dan Joy mereka saling tatap.

" Jangan bilang lu. !" Ujar dilan memperingati Joy.

ALXENDER | End ✓Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang