bab 22

24.5K 1.2K 17
                                        

SELAMAT MEMBACA ~~

Pagi menyapa  Dua insan masih tertidur lelap di kasur yang sempit. Mereka saling peluk tidak ada batasan lagi.

Salah satu dari mereka terusik karena seseorang tengah datang ke kamar itu.

" Ada apa ?" Ujar key menatap edbert sang ayah yang berdiri memandang dirinya.

" Key. Ini rumah sakit. " Ujar edbert melihat Tara yang masih tertidur lelap di pelukan key

" Key tahu. "

" Terus kenapa masih melakukan itu ?" Tanya edbert yang masih fokus menatap Tara. Lelaki paruh baya itu melihat banyak gigitan dan kissmark di tubuh Tara yang telanjang setengah badan.

" Biar papa cepat dapat cucu. " Ucap key santai.

" Udah jangan ganggu " usir key.

Edbert menghela nafas panjang. Dan pergi keluar.

Setelah kepergian edbert Tara menggeliat ia perlahan membuka matanya.

Hal pertama yang ia lihat adalah senyum key dan wajah tampan suaminya.

" Pagi sayang " sapa key mencium pipi Tara.

" Hmm.." Tara sedikit melenturkan badannya yang terasa kaku dan sakit.

" Pakek baju setelah itu kita pulang. "

" Terus luka lu ?" Tanya Tara

" Rawat di rumah aja "

" Baiklah. " Perlahan Tara bangkit dan mengenakan baju nya. Key juga demikian

" Udah ?" Tanya key yang di jawab anggukan oleh Tara.

Kedua pemuda itu pergi keluar. Di parkiran sang ayah berdiri menunggu. Sebenarnya edbert hendak pergi namun key meminta edbert tetap buat nunggu.

" Ayok masuk " ajak edbert yang langsung di turuti.

Keadaan hening saat perjalanan pulang ke mansion. Tara kembali tidur karena ia merasa masih ngantuk.

20 menit berlalu akhirnya mereka sampai.
Key melihat Tara masih tertidur lelap. Ia tak tega membangunkan istrinya.

Dengan pelan key menggendong Tara dan membawanya kedalam kamar.

Lelaki itu menaiki anak tangga, setelah sampai ia  menaruh Tara pelan di atas kasur.

" Jaga benih gue " ujarnya sambil mencium rambut Tara.

Ia turun ke bawah mengganti perban lukanya yang di bantu oleh edbert sendiri.

" Setelah ini papa mau pergi ?" Tanya key.

" Iya. "

" Tinggal lebih lama di sini. Key mau pergi sebentar."

" Kemana ?" Tanya edbert

" Keluar. "

Setelah selesai dengan lukanya. Key bangkit ia mengambil kunci mobil yang ada di atas nakas meninggalkan sang ayah dan juga istrinya.

" Jangan lama " teriak edbert .

Key menaiki mobilnya melaju cepat menuju markasnya.

Jarak nya tidak terlalu jauh. Hingga key sampai di tempat tujuan. Ia turun lalu masuk ke dalam
Lelaki itu melihat Dena yang telanjang terikat di ranjang.

"Selamat pagi tuan. " Sapa salah satu anak buahnya.

" Gimana ?" Tanya key.

" Kami melakukannya Sampek puas. "

ALXENDER | End ✓Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang