SELAMAT MEMBACA ~~
" tara. " Teriak dilan.
Orang yang di panggilnya menoleh dan melihat dilan tengah berlari menghampirinya.
" Tumben pagi udah di sekolah ," lanjut dilan yang sudah merangkul pundak Tara.
" Yah. Gue bareng key. !"
" Oh pantes "
" Lan ! Tar !" Keduanya menoleh dan melihat Joy.
" Hai yok barengan. " Ketiga pemuda itu berjalan di lorong menuju kelasnya. Seharusnya empat orang cuma rehan telah duluan pergi. Pergi untuk selamanya.
Meski pun begitu ketiganya tak pernah melupakan rehan. Mereka masih mengingatnya. Bahkan saat rehan ulang tahun kemarin, ketiganya membawa kue ke makam rehan merayakannya di sana.
Doa yang mereka panjatkan bukan lagi panjang umur, melainkan bahagia lah di alam sana.
Sampek detik ini Tara masih dendam dengan preman yang membunuh rehan.
pertengkaran Tara dengan key, Sudah berlangsung seminggu yang lalu. Mereka sudah baikan hari ini. Tidak bertengkar lagi. Jangan mengharapkan mereka bertengkar lagi ya.
Capek we...
Seminggu lalu Tara juga pergi ke rumah papa dan papinya.
Mereka bahagia karena selama ini Tara tak menghilang.
Mereka juga memaafkan perlakuan menantunya.
Dena masih di kurung oleh key. Menjadi obat pemuas para bodyguard nya.
Pagi ini. Tara menjalani hari seperti biasa. Sekolah.
Tara juga belum tahu kalau Joy ada rasa dengannya. Dia juga belum tahu kalau dilan dan Joy punya hubungan spesial.
Seperti sekarang Tara tengah duduk di sofa. Di ruang kepala sekolah dengan segelas es dan nasi
" Habisin " ujar key menatap tara.
" Iya. !"
" Tara. Lu kenapa jarang masak ?" Tanya key
" Males aja. "
" Ntar pulang sekolah lu masak ya. ! Gue kangen masakan lu " key berjalan mendekat dan duduk di samping Tara.
" Emang lu mau masak apa ?"
" Apa aja. Asalkan yang masuk itu lu "
" Lu semakin hari semakin lebay!" Tara menatap key jijik. Ia Melihat senyum yang di pamerkan key kepadanya .
" Makasi pujiannya. "
" Gue gak muji lu. !" Ujar dara memutar bola matanya.dan kembali melahap nasinya itu.
Tara sangat lucu saat ia marah. Dan itu membuat key tertawa kecil.
" Apa - apaan orang ini !" Batin Tara.
Pemuda itu berdiri. " Kemana ?" Tanya key.
" Ke kelas. ! "
" Oh ya. Ntar pelajaran lu kan ?"
" Jangan beri gue pertanyaan yang gak bisa gue jawab ngerti !"
" Iya. "
" Cukup tanyakan 1 + 1 ke gue, pasti bisa gue jawab"
Tara mengedipkan matanya. Ia kemudian pergi dari ruangan key.
" Aah bocah itu. " Ujar key tersenyum
Tara berjalan di kurung sembari bersenandung ria. Hingga ia sampai di kelas.
" Joy, dilan " sapa Tara ceria.
KAMU SEDANG MEMBACA
ALXENDER | End ✓
Novela JuvenilBANTU FOLLOW AKUN INI BANTU JUGA PROMOSIKAN CERITA INI TERIMAKASIH,,, BL lokal """ Puaskan gue dengan mulut lu " KEY ALXENDER " Hisap sekarang juga. !!"
