bab 14

24.8K 1.4K 39
                                        

SELAMAT MEMBACA ~~

" Apa - apaan dia. Huh !" Tara berargumen sendiri sembari berlari kecil menuju kelasnya.

Sampai di dalam kelas tara melangkahkan kakinya ke arah meja. Menaruh tas lalu duduk.  Kelas masih sepi karena semua murid belum datang. Dan belum lama suara langkah kaki terdengar mendekati k las tersebut.

Tara menarik tasnya yang kemudian berlari ke kolong meja guru dan menyembunyikan dirinya.

" Tara. " Teriak orang tersebut yang tak lain key.

" Kemana dia ?"

" Perasaan dia lari ke arah sini. " Gumam key.

" Aarggh siaal !"

Setelah aman Tara keluar dari tempat persembunyiannya. Ia bernafas lega setelah melihat key sudah pergi.

Tara hendak melangkahkan kakinya kembali ke dalam kelas. Namun ia di kagetkan oleh ketiga teman laknatnya itu.

" Tara !" Teriak ketiga temannya barengan.

" Anjing!" Pekik Tara

" Hahaha " mereka tertawa melihat ekspresi  Tara.

" Kenapa lu  diem di sini ?" Tanya Joy.

" Iya gue baru datang. " Jawab Tara

Ketiganya berjalan menuju mejanya masing - masing.

" Hai mumpung masih sepi. Kita bolos yuk. !" Ajak Tara dengan antusias. Dan ketiga temannya menanggapi lebih antusias.

Ketiga temannya dan Tara berjalan ke belakang sekolah.
Mereka manjat pohon lalu. Yang dekat dengan tembok sekolah. Lalu melempar tasnya ke luar sekolah dan di lanjutkan dengan dirinya.

Setelah ketiganya berhasil kini giliran Tara.
Pemuda itu manjat pohon lalu melempar tasnya ke arah teman- temannya.

" Wey tanggap gue. " Ucap Tara yang langsung lompat ke arah temannya. Den cepat  mereka menangkap Tara.

" Lu !!" Titah Joy menjitak kepala Tara.

" Sakit " ujar Tara memegang kepalannya.

" Bahaya itu anjing. !" Dilan berkomentar

" Iya. Gue tahu lu bakalan nangkap gue. " Tara menepuk bajunya  yang kotor

" Yuk. !" Ajak Tara

Ketiga temannya saling bisik membisik.

" Kenapa dengan dia hari ini ?" Bisik rehan

" Iya. Tumben banget. Biasannya kalau gue jitak kepalanya dia bakalan marah minimal dia pukul gue. "

" Kalau sekarang dia diem aja. "

" Dunia tidak baik - baik saja. Nih pasti. " Sambung dilan.

" Betul!" Jawab rehan dan Joy barengan

" Kenapa lama. Keburu di lihat satpam lu. " Teriak Tara yang sudah berada di depan. 

Setelah itu ketiga temannya berlari kecil menghampiri Tara.

" Jadi kita kemana ?" Tanya Joy

" Pergi dulu dari sini. " Jawab Tara.

" Lu kenapa ?" Dilan memberanikan diri untuk bertanya.

" Gue ,? Gue baik.!" Ucap Tara singkat.

" Itu taksi. " Tunjuk rehan di selah - sela keheningan.

Mereka naik taksi yang di stopnya. Kemudian   mengarahkan supir taksi untuk pergi ke Utara.

Tara diam menatap jendela. Dia masih memikirkan laki- laki yang di jumpainya.

ALXENDER | End ✓Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang