26

2.8K 159 5
                                        

"Apakah San?"

Wooyoung membulatkan matanya terkejut, ia bahkan tak berani untuk membuka suaranya sekarang. Dan bagaimana bisa Yeosang menebaknya dengan tepat sasaran.

Yeosang menatap kearah Wooyoung yang tak menjawab pertanyaannya. Itu artinya Wooyoung memang mencintai San, dan tentu saja Wooyoung yang terdiam sekarang berhasil membuat Yeosang cemburu karena Wooyoung tak mengelaknya.

"Apa kamu tak ingin menjawabnya?"

Lagi-lagi Yeosang diabaikan oleh Wooyoung, disana ia melihat Wooyoung yang memilih untuk tetap diam. Yeosang sedikit menghela nafasnya, seharusnya ia memang tak perlu bertanya, hanya dengan sikap Wooyoung pada San saja itu sudah bisa ditebak.

"Apa kamu tak curiga dengan hubungan San dan kak Seonghwa yang sebenarnya?"

"Maksudnya?"

Yeosang tersenyum tipis saat Wooyoung tiba-tiba membuka suaranya, dia menjawab saat dirinya membahas tentang San. Yeosang sudah benar-benar cemburu sekarang, tapi mau bagaimana lagi, Wooyoung memang mencintai San.

"Ya, apa kamu tak merasa aneh dengan kedekatan mereka berdua? bahkan Mingi yang sudah lama kenal dengan kak Seonghwa pun tak sedekat itu dengannya."

"Dan kak Seonghwa juga sudah memiliki kekasih tapi mengapa dia meminta San untuk menemaninya."

Wooyoung sedikit berpikir, ia memang merasa aneh dengan kedekatan San dan juga Seonghwa. Bahkan San baru beberapa minggu mengenal Seonghwa tapi mereka sudah sangat dekat sekarang.

Wooyoung menggeleng kepalanya pelan, ia tak boleh berpikiran aneh-aneh pada San. Dan lagi ia harus membuktikannya terlebih dahulu jika mereka memang menjalin hubungan.






-






"Aku harus pulang sekarang."

"Kamu tak ingin menginap saja?"

San sedikit mengecup bibir Seonghwa dan mulai mengelus rambutnya perlahan, jika bisa ia juga akan menginap mengingat sudah hampir tengah malam sekarang. Tapi ia takut jika Wooyoung berpikiran aneh-aneh nantinya.

"Tidak bisa, besok aku harus pergi sekolah."

"Bahkan tak akan ada guru yang mengajar besok."

"Haha mengapa kamu bisa tau."

"Kamu pikir sudah berapa lama aku berada disekolah itu."

Seonghwa mendengus kesal, ia berpikir kalau San lupa jika dirinya lah yang terlebih dahulu berada disekolah itu dibandingkan San. Ia sedikit menghela nafasnya pelan, Seonghwa masih ingin San berada ditempatnya.

San terkekeh pelan, ia tau jika Seonghwa tak ingin dirinya pergi. Tapi ini sudah terlalu malam, bahkan selama San berada di apartmentnya, Seonghwa hanya terus bersikap dingin meskipun ia yakin jika Seonghwa hanya sedang merasa malu saja.

"Aku akan menginap lain kali, aku harus pulang sekarang."

"Hmm, baiklah."






-






"Nak sayang, tidurlah ini sudah malam."

"Tidak maa, aku akan tetap menunggu San pulang."

"Mungkin dia menginap dirumah temannya, ini sudah tengah malam, kamu harus tidur."

"Tidak!!"

Wooyoung memeluk erat kakinya, ia terus menatap kearah pintu rumahnya berharap agar San segera pulang. Ia sudah menunggu hampir 1 jam tapi San tak juga pulang, bahkan teleponnya juga tidak diangkat. Wooyoung mulai mengerucutkan bibirnya.

STEPBROTHER : Sanwoo/WoosanCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang