Hai semua.. karena Thor sudah balik dari kampung halaman Thor.. akhirnya Thor dapat sinyal yang bagus.. dan yang paling bagus lagi adalah.. Thor dapat asupan wifi, biasa lahh.. anak Indihome.. kemana mana tuh enakan pake WiFi biar stabil gituhh.. kagak gonjang ganjing kek prahara rumah tangga.. eaakkk.. canda rumah tangga..
Oke deh kagak usah banyak bacot.. langsung aja kita kebawah yuk!
Let's go!!
....
....
....
...
...
...
..
..
.
Ceklek..
Pintu terbuka, menampilkan Marcus yang hendak masuk ke ruangan..
Xavier dan Edgar pun langsung menoleh ke arah Marcus.
Marcus pun menutup pintu dan menguncinya, "jadi bagaimana investigasi nya?" Tanya Marcus...
........................................................................
"Kau bisa lihat sendiri" ucap Edgar sambil memperlihatkan laptop yang masih memutar rekaman cctv itu..
Setelah melihat siapa yang keluar dari toilet sebelum Ara, Marcus pun menutup laptop tersebut, lalu menyandarkan dirinya ke sofa.
Hening... Suasana di ruang kerja tersebut seketika hening.. tiga pria itu kompak menyandarkan tubuh mereka pada sofa masing masing, pikiran mereka menerawang jauh ke depan, seakan menerka sebuah teori yang cocok untuk situasi ini.
"Masih terlalu awal untuk menyimpulkan.. dan yang terpenting kini kita tau, Sunny bukan wanita yang sebaik itu, tapi kita juga tidak punya gambaran tentang apa sebenarnya tujuannya.." ucap Edgar
"Benar! Jika ingin mengetahuinya kita punya dua cara, mencari tau sendiri atau bertanya pada Ara, tapi kalian tau sendiri, kita tidak boleh membuat dia tertekan, apalagi kondisinya sedang tidak baik sekarang.. jadi untuk sekarang kita cari tau sendiri dulu, usut tuntas dari awal, siapa Sunny, pertemuan pertama kita dengannya juga harus di usut, apakah benar tidak sengaja atau direncanakan, termasuk hubungannya dengan Darren dan perkataannya tentang Ara, semuanya.." ucap Marcus yang disetujui oleh Xavier dan Edgar.
"Gue setuju, gue juga bisa tanya koneksi gue di sekolah maupun di fakultas yang dia ikuti dulu." Ucap Xavier.
"Ok.. kita mulai investigasi dari sekarang.. hubungi para informan kalian.. dan kerahkan anak buah kalian, itu akan semakin mempercepat investigasinya, setelah keadaan Ara membaik, kita bisa tanya pelan pelan.." ucap Marcus
Edgar dan Xavier mengangguk setuju dengan apa yang Marcus katakan.
"Oh ya, besok kosongkan jadwal kalian, kita akan mengantar Ara ke rumah sakit untuk cek up kandungannya.." belum selesai Marcus berbicara Edgar langsung memotong pembicaraannya. "Bukannya jadwalnya masih 2 Minggu lagi?" Tanya Edgar.
"Iya, tapi tadi saat aku di kamar Ara, Ara mengeluh perutnya mengeras, saat aku mau bawa ke dokter, Ara mencegahnya dan bilang itu sudah sering terjadi, dia hanya perlu mengelus elus perutnya, perlahan lahan perutnya akan kembali normal." Ucap Marcus
"tapi Ara sama sekali gak ngasi tau gue.. gue pikir selama ini dia baik baik aja.." ucap Xavier
"Menurut saya, Ara itu tipe yang tidak ingin merepotkan orang lain, ditambah lagi dulu Vier pernah membentak Ara ketika di mobil, pasti Ara juga berpikir berkali-kali untuk memberitahu Vier.." ucap Edgar
KAMU SEDANG MEMBACA
Denyara And 3 Handsome Beast (Transmigrasi Series 1)
FantasíaIni tentang Denyara Affansha, gadis cantik berusia 16 tahun, si drama queen yang hidupnya penuh dengan drama, nah saking dramaknya hidup ni cewek satu, sampe sampe dia masuk ke novel yang baru dia baca, kurang dramak apa lagi coba hidupnya.. mau ta...
