Ch-31

3.9K 246 21
                                        

"Sadar Sunny.. keadaan sudah berubah sekarang.. tapi tenang aja.. karena hari ini kamu udah bersikap baik.. sampai membuat aku merasa puas.. besok aku akan kasih kamu hadiah.. baguss.. banget... semoga kamu suka ya.. " ucap Ara

Tut! Telepon pun terputus...

Sunny oun terlihat gelisah.. "sialan.. Ara sialaaannn!!!" Amuknya..

::::::





Malam berganti pagi, keadaan di mansion keluarga utama tampak damai dan tenang..

Ara pun masih tertidur nyenyak diatas kasur, semua penghuni rumah sepakat untuk tidak membangunkan Ara, karena tau apa yang terjadi kemarin pastilah sangat melelahkan untuk Ara lalui.. maka dari itu mereka ingin Ara tidur lebih lama agar energinya kembali pulih..

.
.
.

Berbeda dengan keadaan mansion keluarga utama, Mansion Darren justru sedang kebakaran jenggot.

Pagi pagi Darren sudah mendapat panggilan telepon dari Ayahnya, Ayahnya dengan nada tinggi membentak dirinya untuk membuka Web perusahaan saat ini juga..

Lantas ia pun membuka laptopnya dan langsung menyambungkannya dengan Web perusahaan.. dan betapa terkejutnya dia..

Perkataaan Marcus benar benar terjadi.. tapi bukan hanya yang masih termasuk kerabat dengan mereka, namun hampir seperdelapan pemegang saham hilang begitu saja, mungkin mereka takut akan terkena imbasnya juga.

Hal ini mengakibatkan perusahaan mengalami guncangan yang sangat serius, jika Darren salah langkah mungkin perusahaan nya akan bangkrut seketika.

Saham perusahaan anjlok dan terus merosot turun dalam waktu sepersekian detik, sungguh mengerikan koneksi yang dimiliki Marcus.

Mungkin ia masih bisa menghadapi dan masih bisa tenang kalau yang ia hadapi hanya satu tapi ini.. tiga iblis sekaligus.. yang memang sudah terkenal piawai dalam bisnis dan kekejamannya dalam dunia gelap.

Memang perusahaan Darren tidak akan bangkrut dalam sekejap karena dia masih memiliki anak perusahaan yang lain dan juga bisnis gelapnya namun tetap saja kalau terus dibiarkan seperti ini tentu, lambat laun perusahaan akan bangkrut dan anak perusahaan akan terkena imbasnya...

Ditengah kemelut pemikiran Darren, terdengar suara gebrakan yang keras dari arah pintu depan mansion, ia pun terkejut dan segera mengambil pistol untuk berjaga jaga.

Tapi setelah sampai di living room, ia terkejut dengan pemandangan yang ia lihat didepannya, Sunny istrinya tengah digeret paksa oleh ibunya, ibunya seperti sedang kesetanan, ia tetap menarik rambut sunny, menyeretnya keluar, tanpa memedulikan sunny yang tampak kesakitan apalagi Sunny sedang hamil besar..

Segera saja Darren langsung menghentikan ibunya, "Ma! Stop!" Ucapnya sambil melepaskan tangan ibunya dari rambut Sunny dan menuntunnya untuk duduk di sofa.

Sunny pun hanya menangis seperti biasa, sambil menundukkan kepalanya dan mengelus perutnya..

"Ma! Mama apa apaan sih! Sunny itu lagi hamil mah! Kok bisa bisanya Mama sekasar itu?!" Ucap Darren marah..

"Mama udah gak tahan lagi Darren.. cepat akhiri semua ini! Dia yang membuat masalah kan.. jadi biarkan dia yang menyelesaikannya.. suruh dia minta maaf pada Ara! Bila perlu bersujud dikaki Ara, mohon maaf padanya, dan minta dia untuk menghentikan ulah para suaminya itu! Atau kita akan bangkrut Darren!!!" Ucap Mamanya Darren yang membuat bukan hanya Sunny tapi Darren juga shock mendengarnya..

Denyara And 3 Handsome Beast  (Transmigrasi Series 1)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang