4 : Back To Work

497 43 0
                                        




"Wah....moodmu sedang bagus hari ini sepertinya Namjoon-ssi...."

"Ah...Bang PD Nim....maaf saya tidak melihat anda masuk"

Ia membungkukkan badan ketika CEOnya masuk dan memperhatikan Namjoon yang sedang bernyanyi-nyanyi di depan mejanya secara diam-diam.

"Bagaimana?"

"Semuanya lancar?" CEOnya berjalan menghampiri sambil tersenyum.

"Anda mau mendengarnya sedikit? Masih ada bagian yang menurut saya kurang...tapi..."

"Tidak apa-apa...aku ingin mengetahui perkembangan karyamu Namjoon-ssi..."

Ia mengangguk-angguk selama lagu karya Namjoon itu diputar.

"Hmmm....kau memiliki telinga yang sangat peka akan lagu Namjoon-ssi"

"Kuharap kau bisa menyelesaikan permasalahannya secepat mungkin ya..."

"Saya akan berusaha lebih keras lagi PD-nim"

Namjoon membungkuk ketika CEOnya keluar ruangan.





Ne kotoba tari nai kedo arinomama demo tsutaeru kara...

"Stop...stop..."
Namjoon mengangkat satu tangannya, mengisyaratkan Jungkook untuk berhenti menyanyi.

"Betul kan....kita butuh sesuatu di tengah-tengah ini"

"Adlibs maksudku.."

"Jimin...kau mau coba?"

Pria mungil itu memasuki ruang rekaman yang berada tepat di sebelah ruang kerja Namjoon dan mulai mengeluarkan suaranya.

"Terlalu halus..."

Lagi-lagi Namjoon mengangkat satu tangannya. Jimin pun berhenti bernyanyi.

"Aku butuh sesuatu yang besar"

"Tae..."

"Ah....lupakan..."

Ia mengurungkan niatnya dan terbahak ketika menoleh dan mendapatkan potongan roti masih menggantung di mulut Taehyung dengan mata polosnya.

"Hyungggg....suaraku tidak setinggi mereka..."

"Tidak mungkin aku bisa memasukkan adlibs disitu"

"Ditelan dulu rotinya Tae...."

"Maaf..."

Tawa Hoseok pun meledak melihat kejadian itu.



"Aahhhhh....hanya tinggal bagian ini dan harusnya kita selesai"

Namjoon meregangkan badan dan menopang kepala dengan kedua tangannya.

"Tidak bisakah seseorang berteriak lalu kita tinggal mengeditnya dan memasukkan ke dalam lagu ini huh?" Yoongi mendengus kesal.

"Yyaaaahh....ide macam apa itu!" Hoseok kembali tertawa.

"Aku lapar...kita belum makan siang teman-teman..."

Namjoon melepas earphone dan meletakkannya di meja.

"Kita ke kafetaria?" Jimin dan Jungkook bersiap keluar dari ruang itu.

"Aku ingin makan di luar"

"Pikiranku buntu sekali" Namjoon terkekeh dan meninggalkan mereka.

"Kita lanjutkan besok pagi okay..."



Ia melajukan mobilnya pelan menyusuri sisi jalan sekitar kantornya. Menatap jajaran tempat-tempat makan yang hingga detik ini tidak mengundang seleranya sama sekali.

Sesaat kemudian pandangannya teralih pada sosok pria tampan yang sedang berdiri di depan sebuah cafe yang terlihat baru saja  buka.

Namjoon pun memarkir mobilnya dan bergegas turun.

Hello, Not GoodbyeTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang