12. menikahi dirinya.

67 9 0
                                        


"Jika Allah menakdirkan sesuatu untukmu, percayalah itu adalah
Yang terbaik bagimu"

"Muhammad darien El Fatih"

"Jangan pernah sesali apa yang telah
Allah takdirkan kepadamu,
Karena kamu akan menjadi golongan
Orang - orang Yang tidak pernah
Bersyukur"

"Dinda Humairah Arshad"




Okeeee.....

Siap......

Bantu vote......

Happy reading for you all 🙂😀

Sorry kalau typoo guyss......


°°°°°°°

Di rumah Humairah, terlihat orang
tidak terlalu ramai, pada hari ini Humairah dan darien akan menikah, dimana hari ini mereka akan di satukan melalui ikatan pernikahan.

"Hiksss..., Kenapa Humairah harus ke gini putt,,," Isak Humairah terhadap seorang gadis, dia adalah sahabat Humairah, namanya putri teman Humairah dari kecil.

"Udah ya rahh, kamu jangan nangis terus, aku percaya kok sama kamu".

Putri mencoba menenangkan Humairah yang sedari tadi menangis.

"Padahal Humairah baru kehilangan ibu kemarin..., Sekarang Humairah di suruh nikah.., dan di fitnah."

"Ini ujian dari Allah rahh, kamu harus kuat, Allah pasti memberikan yang terbaik bagi kamu". Putri tahu jelas, apa yang di rasakan oleh sahabat nya sekarang ini.

"Ijab qobul nya masih lama gak putt..., Humairah mau tidur, Humairah capek", terlihat Humairah begitu lelah, sejak kemarin ia hanya nangis, hingga membuat matanya bengkak.

"Ehhh ijab qobul nya bentar lagi , kamu jangan tidur rah."

"Tapi aku capek putt".

"Iya aku tahu rah.., bentar lagi yaa, setelah selesai kamu bisa tidur, tidur sama suami lagi", goda putri.

"Apaan sih put, ini tuh Humairah di fitnah". Humairah menunjuk lantai, membuat putri bingung.

"Mau bagaimana pun rahh, setelah ini dia akan jadi suami kamu, kamu harus jadi istri yang baik , bagi suami kamu", jelas putri.

Humairah mengusap air matanya.

"Iyaa put.." Humairah lalu memeluk putri.

"Makasih ya put, saat Humairah lagi sedih, kamu selalu ada."

"Iyaa rahh, aku kan sahabat kamu".

Putri memegang wajah Humairah dengan kedua tangannya.

"Udah jangan nangis lagi yaa". putri lalu mengusap sisa air mata Humairah.

Humairah lalu tersenyum hangat kepada putri.

°°°°°°°°

Sekarang sudah ramai orang di ruang tengah, ijab qobul akan segera di mulai.

Sedari tadi darien tidak pernah berhenti berdoa, semoga apa yang Allah rencanakan terhadap dirinya, adalah jalan yang terbaik.

"Nakk.., kamu yang sabar yaa, ini sudah takdir dari Allah " bunda Tika mengusap punggung darien.

Penyembuh LukaTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang