"Menemukan mu adalah hal
Yang sangat berarti bagi
Hidup ku, jadi jangan biarkan
Permasalahan menjadi jalan
Perpisahan, cukup lah kepercayaan
Yang menjadi sebuah ikatan
Yang tak terlepaskan "
"Dinda Humairah Arshad "
Okeee.....
Siapppp.......
Happy reading for you all......
Bantu vote guys..........
Makasihhh..........🤝
°°°°°°
Kejadian semalam membuat Humairah canggung untuk berbicara dengan darien, buktinya setelah selesai mandi , Humairah melaksanakan sholat subuh sendiri, dan tidak menunggu darien selesai mandi.
"Kenapa Humairah diamin saya yaa??" , Pikir darien, lalu bergegas menyusul Humairah yang sedang menyiapkan sarapan pagi.
Darien melihat Humairah sedang merapikan bekas masakan, lalu darien menghampiri Humairah dari belakang.
"Kamu kenapa diamin saya ..., Kenapa gak mau sholat bareng sama saya .., saya ada salah yaa..., Saya minta maaf",
Tiba-tiba darien memeluk Humairah dari belakang dan menaruh wajahnya di bahu Humairah, darien merengek seperti anak kecil.
"Ihhh mas darien ngapain sih",
Humairah tidak bisa melihat tingkah darien seperti ini, membuat jantung Humairah tidak karuan.
"Sayangg...,jangan diam..",
Humairah melepaskan pelukan darien, lalu membalikkan badannya menghadap darien.
"Ya Allah.., mass darien manusia atau nggak sihh...",
Padahal Humairah setiap hari berjumpa dengan darien, namun tetap saja jika berhadapan dengan darien, Humairah tidak akan kuat, bisa-bisa jantung Humairah copot.
"Kenapa??", Jawab Humairah ketuss.
"Kamu marahh sayangg..", terlihat wajah sedih darien, membuat darien terlihat imutt.
"Ihhhh suami siapa sihhh...,kok imuttt..", Humairah mencubit pipi darien gemass.
"Kamu gak marahh??".
"Nggak mass.., mana mungkin aku bisa marah dengan suami ganteng ke gini",
"Teruss.., kenapa kamu tidak mau sholat bersama saya..",
"Mass sih.., kelamaan mandinya, makanya aku tinggal, kan aku mau masak lagi", Humairah mencari pembelaan, sebenarnya Humairah canggung, karena kejadian semalam.
"Nanti malam .., bolehkan sayangg.." ucap darien seperti anak kecil sedang meminta es krim kepada ibunya.
Humairah yang mengerti apa maksud darien, membuat nya seketika merinding, membayangkan bagaimana semalam darien meng unboxing nya.
"Ihhh mass..", Humairah mendorong tubuh darien, lalu pergi menuju meja makan.
Darien hanya tertawa, melihat wajah Humairah seperti ketakutan.
Darien menyusul Humairah ke meja makan, kini darien sudah duduk sambil memperhatikan Humairah yang sedang mengambilkan nasi untuk dirinya.
"Mass.., hari mau kemana??",
KAMU SEDANG MEMBACA
Penyembuh Luka
Teen FictionTERKADANG, cinta akan jadi dusta apabila di dasari oleh nafsu, namun cinta karena Allah, akan mendatangkan berkah. Seorang pemuda bernama Muhammad darien El Fatih, yang sedang mengejar Ridha Allah, terluka akan sebuah cinta, hingga luka dari keluarg...
