"Jika dirimu sudah menganggap nya sebagai dunia, sejauh apapun kau melangkah, dirimu akan terus terikat kepada dirinya "
"Muhammad darien El Fatih "
Okeeee......
Sorry baru update guyss.....
Sekarang kita comeback........
Bantu vote guys ✌️.........
Happy reading for you all 🙂😀......
Sorry kalau typoo guyss........
Spam vote dan komen semuanya ☺️
°°°°°°
Hari ini genap satu Minggu sudah mereka di desa, dan juga hari ini mereka akan kembali pulang ke kota, membuat putri sangat sedih, karena harus berpisah dengan Humairah.
Darien mengangkat beberapa barang menuju ke dalam mobil, dan di bantu oleh Herwin, sedangkan Humairah masih bersedih dengan putri.
"Kamu kapan ke desa lagi??", Ucap putri dengan lesu, dengan posisi bersandar pada pundak Humairah.
"Lebaran nanti aku ke sini lagi", balas Humairah, sambil mengelus bahu putri.
"Janji yaa", putri mengulurkan jari kelingking nya,
"Iyaa putri", jari kelingking mereka bertautan, yang menandakan sebuah janji.
"Sayang...", Panggil darien,
"I-iya mass", Humairah menoleh ke arah darien.
"Udahh..., Mari kita pulang", ucap darien.
"Aku pergi dulu ya putt, kamu jaga kesehatan, sering kabarin aku yaa...",
Humairah mendekap ke tubuh putri, ia sangat sedih harus berpisah dengan sahabat nya itu.
"Iyaa Humairah...", Putri membalas pelukan hangat dari Humairah.
"Kalau gitu aku pamit yaa, dada put..., assalamualaikum", senyum Humairah, lalu beranjak memasuki mobil.
Putri berdiri seraya menunggu mereka pergi, namun putri teringat dengan sebuah barang yang ingin ia kembalikan kepada Herwin.
"Mass herwin..", panggil putri, membuat Herwin yang tadinya ingin menaiki mobil kini membalikkan badannya.
"Iyaa ada apaa", jawab Herwin, Humairah sedikit heran melihat putri dan Herwin berbicara, sedangkan darien hanya tersenyum.
"Saya mau kembalikan jaket kamu", ucap putri, sambil mengulurkan jaket hitam bertuliskan Al Azhar.
Herwin menolak jaket itu, membuat putri sedikit heran.
"Kamu simpan aja jaket nyaa, kalau saya kembali datang untuk mengambil jaket ini , saat itulah saya akan melamar mu", ucap herwin, membuat jantung putri berdetak tidak karuan.
"Kalau begitu , saya permisi.., assalamualaikum ", ucap herwin, lalu kembali memasuki mobil.
Putri mematung ditempatnya,
"Saya tunggu...", Ucap putri pelan, lalu mengukir senyum di bibir nya.
°°°°°°
KAMU SEDANG MEMBACA
Penyembuh Luka
Teen FictionTERKADANG, cinta akan jadi dusta apabila di dasari oleh nafsu, namun cinta karena Allah, akan mendatangkan berkah. Seorang pemuda bernama Muhammad darien El Fatih, yang sedang mengejar Ridha Allah, terluka akan sebuah cinta, hingga luka dari keluarg...
