72. EZIO DAN RUMAHNYA

186 16 1
                                        

Kini naisya genap 5 hari berada dirumah sakit , semenjak kejadian dana El membawa Luna ke RS El tidak bertemu lagi dengan naisya. Tetapi dia selalu dtg ke rumah sakit disaat jam pulang sekolah hingga malam tiba sampai gadis itu terlelap , tetapi dia hanya menunggu dari luar.

Seperti saat ini ketika semua temannya berada didalam ruangan naisya tak terkecuali Abian lelaki ini sudah berani untuk bertemu naisya walaupun naisya selalu tak menganggap dirinya.

mereka menemani naisya untuk bersiap-siap untuk pulang , naisya sudah diberi izin untuk kembali kerumah karna kondisi nya yang sudah stabil.

" udah beres semuanya , ayo kita antar " ajak ezio sambil memegang tas yang berisi barang barang milik naisya.

" kemana? "

" kerumah El " jawab ezio

namun naisya tak menjawab " atau Lo mau kita antar kerumah Abian? " kini Reza yg bertanya

" aku tunggu papa aku aja , kalian pulang duluan aja aku gapapa kok sendirian "

" papa Lo berangkat besok ca , tadi Ervan kabari gue dia minta tolong ke kita buat ngantar Lo kerumah El atau Abian " ezio kembali membuka suara .

" aku gak mau ngerepotin Uma sama bunda. zio "

" Kalau kerumah gue gimana? mama gue  juga pengen banget ketemu sama Lo kemarin kemarin dia gak sempat buat jenguk kesini " ezio memberi tawaran

" Nanti kalau Lo gak nyaman gue bakal anter Lo kerumah Safira. Lo bisa istirahat dirumah gue sampai safira balik " lanjut ezio

btw Safira lagi dirumah nenek nya guys . Nenek Safira sedang sakit dan dari satu hari yg lalu Safira pergi ke rumah neneknya bareng nyokap bokap nya

" boleh? " tanya naisya pelan.

" boleh , nanti gue yg ngomong ke nyokap "

" yaudah kalau gitu ayo kita antar kerumah ezio " Reza membantu naisya berdiri

gadis ini memang sudah diberi izin untuk pulang tapi benturan yang ada di kepala masih membuat naisya sedikit pusing.

Pintu ruangan terbuka dan Azriel langsung saja berdiri dari duduknya , naisya tak heran melihat keberadaan El disini karna setiap hari nya suster tari memberi tahunya kalau Azriel sedang menunggu nya. Azriel juga sering menitip kan makanan kepada suster tari untuk diberikan kepada naisya.

" sini gue aja yg bawa , uma udah nungguin dirumah " El hendak mengambil tas milik naisya dari ezio

" naisya istirahat dirumah gue " beritahu ezio , dan El menghentikan tangan nya yg lendak mengambil tas tersebut.

" tapi ervan bil "

" naisya gak mau balik kesana , jadi lebih baik naisya sama ezio dulu. Senyamannya naisya aja biar dia bisa istirahat " ucapan El terhenti ketika Reza berucap demikian.

" iya lagian dirumah juga ada nyokap gue. Lo gak usah khawatir "

" ayo " ajak ezio , naisya mengangguk sedari tadi dia membuang wajah nya tak ingin melihat Azriel.

naisya dan ezio masuk kedalam mobil yg dibawa Reza , sedangkan El dan Abian mengendarai motor. mereka ikut mengantarkan naisya kerumah ezio .

sampai dirumah ezio mereka semua turun dari kendaraan masing masing.

" gak ada yang ketinggalan kan?kalau gitu gue balik Luan ya kalau butuh sesuatu telpon gue "

ezio mengangguk

" makasi ya eza  " kata naisya

" sama sama ca. Lo kalau pengen sesuatu kabarin gue ya nanti gue datang kesini " naisya hanya membalas dengan anggukan sambil tersenyum.

NAISYA[ On Going ]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang