CHAPTER 21: Bantuan
-
-
-
Happy Reading!
"Sudah kewajiban sebagai sesama manusia untuk saling membantu"
__Bruiser.
Sore ini, kesepuluh inti VOLKNO berjalan bersama mengendarai motor sport milik mereka masing-masing menuju Markas.
Deru motor mereka terdengar di sepanjang jalan.
"Bang Arka,tunjukin freestyle Lo!" Seru Justin,meminta Arka untuk menunjukkan kehebatannya dalam mengendarai motor.
"Bayar dulu sini" sahut Arka yang jaraknya tak jauh dari Justin
"Ayo cepet bang, orang-orang harus tau kalo lo itu keren" timpal Samuel.
Dengan tiba-tiba Arka, menunjukkan kemampuan freestyle nya dalam menggunakan motor sport miliknya. Beberapa kali Arka melakukan standing dengan motor sportnya itu. Di hadiahi seruan kagum oleh teman-temannya.
"Yuhuuu bagus bang!" Seru Justin
Kemudian mereka bersepuluh kembali mengendarai motornya, berjalan bersama menyusuri jalanan kota di sore hari.
Namun, belum jauh motor mereka melaju, terlihat di depan sana terjadi pemalakan yang sering dilakukan oleh preman disekitar area tersebut. Dengan cepat mereka berhenti dan turun dari motor mereka masing-masing,untuk menolong para pedagang kaki lima yang sedang di palak oleh preman-preman tersebut.
"Cih, pengangguran banyak tingkah" cibir David
"Yang kaya gitu harus di apakan guys?" Ucap Kevin
"Hajar lah,masa nggak. Let's go!" Seruan dari Danny diangguki semuanya, kemudian bergegas kesepuluh inti VOLKNO berjalan mendekat preman-preman itu.
"BERHENTI KALIAN!" seru Yohan tegas.
Preman-preman tadi sontak berhenti,dan mengalihkan pandanganya ketika kesepuluh inti VOLKNO datang dan mengacaukan aksinya.
"Siapa kalian? Bocah ingusan gak usah ikut campur!" Sahut salah seorang preman
"Daripada kalian, udah tua tapi gak tau diri. Kerja dong,mau uang kok malak oranglain!" Cibir Samuel
"Banyak bacot,dasar anak kecil." Seru preman lainnya
"Gini ya om. Om itu masih sehat,badan keker,otot kuat,kenapa gak cari pekerjaan sendiri? Malah malakin orang. Nafakahin keluarga pake duit haram?" Dengan enteng Justin berbicara seperti itu
"Halah,bacot lo semua. Hajar mereka sekarang!" Seru seorang preman kemudian semua preman yang ada disana mulai menyerang kesepuluh inti VOLKNO itu.
Dengan cepat, kesepuluh inti VOLKNO menangkis serangan itu,mulai melawan preman-preman yang jumlahnya lebih dari mereka itu.
Kini Justin malah sambil bermain-main melawan preman dengan perut buncit itu.
"Udah berapa bulan itu om,gede amat perutnya" canda Justin
"Kurang ajar lo ya!" Balas preman itu tak terima kemudian kembali menghajar Justin. Namun tetap saja kalah, Justin lebih gesit untuk melawan preman itu.
KAMU SEDANG MEMBACA
BRUISER
Teen Fiction"BRUISER" Seperti judulnya, BRUISER yang berarti geng motor yang sopan dan ramah. "VOLKNO" sebuah geng yang sangat menjunjung tinggi solidaritas. Geng ini sangat berbahaya jika didepan musuhnya. Tapi disisi lain,geng ini juga dermawan,sopan dan...
