Saat ini Gara tengah berada di markasnya, bersantai sambil membaca novel di kamar pribadinya di sana.
Entah kenapa, ia malah lebih memilih pulang ke markas daripada ke rumah sendiri. Pikiran Gara terasa kusut dan tidak tenang. Ia sangat khawatir pada satu-satunya adiknya.
Walaupun saat ini ia berada dekat dengan adiknya, Gara masih belum ingin memberitahunya. Ia takut para musuhnya akan mengejar adiknya. Ia ingin selalu berada di sampingnya, apalagi setelah tahu adiknya tidak diperlakukan dengan baik oleh keluarga angkatnya.
“Dia sangat imut,” ucap Gara sambil membaca novel bergenre posessive family itu.
“Sayang, akhir ceritanya tragis. Malah dibunuh oleh musuh keluarga,” tambah Gara dengan nada prihatin.
“Aku lupa, waktunya kerja,” katanya, lalu menutup novel itu dan segera bergegas menuju kantornya.
---
Di sisi lain...
Prang!
“Bisa gak sih, jangan bully Lili,” ucap seorang pemuda mencoba menengahi.
“Tapi aku gak bully dia, Bang. Aku dari tadi di kamar!” tegas Alsan.
Plak!
“Heh, jangan bohong, ya!” pemuda lain membentak.
“Aku gak bohong, Kak. Sumpah!” tegas Alsan lagi.
“Alah, El. Bawa aja anak ini ke gudang belakang, biar dia merasakan apa yang adik kita rasain,” usul seorang pemuda bernama Karna.
Tanpa pikir panjang, Karna menyeret Alsan menuju gudang. Setelah sampai, pintu gudang ditutup rapat.
Dokkk... Doooorrr... Dorrr...
“Bang! Bang, buka pintunya! Aku takut gelap, Bang! Tolong, siapa pun yang di luar, tolong aku! Hiks... tolong!” suara Alsan yang ketakutan terdengar parau karena terus menerus berteriak.
Ingat dengan ponselnya yang ada di kantong, meski agak pecah karena terseret tadi, Alsan tanpa ragu langsung menelpon Satria, yang sudah ia anggap sebagai abang sendiri.
Tinn... Tinn...
“HALLO!!”
---
VOMEN
VOTE
TBC
KAMU SEDANG MEMBACA
jadi adik protagonis(END)
Teen FictionSatria, si dingin tingkat dewa. Dia hanya akan berbicara dengan keluarganya. Gara, pemuda dengan julukan "si cerewet", saking cerewetnya sampai dibenci banyak orang. Lalu, bagaimana jika Gara yang sudah tak kuat dengan hidupnya, memutuskan untuk men...
