13[Hide Me]

134 21 0
                                        

[Hide Me]

Sorry for typo

suasana pagi ini di buat sedikit ricuh setelah mendengar keadaan selir ji yang jatuh sakit, bahkan sang raja yang harus mendatangi rapat penting pun terpaksa mengundurnya

Sepanjang lorong menuju kamar selir ji dipenuhi pelayan yang menunggu hasil pemeriksaan dengan khawatir

Entah itu pelayan selir ji sendiri, pelayan pangeran sunwoo ataupun pelayan raja, mereka berbaris menunggu disana

didalam kamar seorang tabib kepercayaan raja memeriksa tubuh selir ji dengan gugup, ia merasa gerogi melihat tatapan menuntut dari orang orang yang berada di dalam sana

"bagaimana keadaannya?" tanya raja

tabib lee menarik nafas dalam "selir ji sejauh ini baik baik saja yang mulia, ia hanya sedikit kelelahan. . .hanya butuh istirahat saja yang muliaa"

yang mulia raja tampak menghela nafas lega, ia merasa tenang bahwa orang tersayangnya baik baik saja

Berbeda dengan pangeran sunwoo yang justru menatap ayah mertua-tabib lee- lamat, ia merasa aneh dengan beberapa gerakan tubuh lelaki tua itu- seperti tengah menyembunyikan sesuatu

"syukurlah. . .tabib lee tolong buatkan beberapa vitamin untuk nya" perintah sang raja

"tentu yang mulia, hamba akan memberinya vitamin setiap pagii"

Yang mulia raja mengangguk ia berdiri dan mendekat ke arah selir ji yang berbaring diatas ranjang, mengusap rambutnya lembut, pemimpin negara itu mengecup singkat dahi orang tersayangnya

"segara membaik sayang. . ." bisik lembut

Orang orang yang ada disana menunduk, mereka tak berani mengintip keintiman pasangan itu

raja younghoon beranjak pergi diikuti pengawal dan pelayan pribadinya, tak lama setelah itu tabib lee pun ikut pamit undur diri

Hanya tersisa pangeran sunwoo yang ada di sana, lelaki itu menatap khawatir seseorang yang sudah ia anggap sebagai kakak sendiri

"hyung. . .kau sungguh baik baik saja?"

"uhmm tentu kau sudah mendengar sendirikan apa yang dikatakan ayah mertua mu?"

pangeran sunwoo mengangguk "hmm tapi apakah kau sungguh tak ingin ku periksakan pada tabib lain?"

"yang mulia. .kau tak mempercayainya?"

"bukan begitu hanya saja, jika memeriksakan ke tabib lain kita bisa menimbangkan ke akuratan perkataan tabib lee"

"haish itu namanya kau tak mempercayainya yang mulia"

"tidak..aku percaya"

"terserahlah, tapi menurutku yang patut diperiksa sepertinya dirimu, lihat wajahmu sangat pucat bahkan tubuhmu semakin kurus"

"serius? Apakah aku sekurus itu sekarang?"

"aish bukan, maksudku tubuhmu tak sebugar dulu, apa kau jarang makan sayur dan berolahraga huh?"

[Hide Me]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang