[Hide Me]
Haknyeon menatap sekitaranya dengan perasaan lega, entah lah padahal ia akan menangani sebuah wabah namun ia malah merasa sedikit senang dan lega
Mungkin karena ia akhirnya bisa bertingkah seperti biasanya tanpa perlu memakai topeng seperti saat dikediamannya.
Pikiranya melayang pada dua hari yang lalu, setelah raja memutuskan hukuman yang akan dijalaninya, sorenya haknyeon langsung mendatangi rumah hyungnya-seoham hyung.
Ia ingin meminta maaf secara langsung karena tak dapat menghampiri acara bahagia hyung dan istri kecilnya. Tak lupa ia juga memberikan hadiah yang yelah dipersiapkan oleh ia dan suaminya
Sebenarnya haknyeon sedikit ragu, bisakah ia menangani wabah ini? kemampuan medisnya hanya sebatas dasar. beruntung ia memiliki dua anak buah ah tidak- beruntung ia mengenal jungwon dan niki.
Kedua bocah itu kebetulan berguru pada ayahnya, ilmu ilmu yang diberikan tabib lee mereka serat dalam dalam hingga untuk membuat obat anti depresan bocah belasaan taun itu pun bisa
Haknyeon takjub akan keterampilan kedua remaja itu, maka dengan skill yang jungwon dan niki punya haknyeon sengaja mengajak dua bocah itu untuk membantunya
Dan untungnya dua bocah itu mauu meski harus membujuk jay terlebih dahulu, pelayan pribadi pangeran sunwoo sangat tak mengizinkan pujaan hatinya ikut.
Ia sangat khawatir terlebih lagi jay diperintahkan oleh tuannya untuk tak ikut, ia harus terus memantau keadaan selir ji selagi pangeran sunwoo pergi menemani istrinya.
Hamparan pegunungan dengan angin semilir yang menyapu perjalanan mereka membuat pemuda manis itu tersenyum senang
Perahu yang membawa mereka melaju dengan kecepatan sedang, membawa sang tuan tuan sampai ke tempat tujuannya dengan selamat
"haknyeon, kemari lah"
Merasa dipanggil sang istri menurut saja pada perintah suaminya, ia mendudukan dirinya tepat disamping pendampingya
"ada apa hyung?"
"tiba didermaga nanti kau jangan berpergian sendiri, bawalah jungwon atau niki bersama mu"
haknyeon menatap suaminya bingung, dahinya berkerut "mengapa tak kau saja?"
sang suami terlihat menggaruk belakang kepalanya yang tak gatal, ia tersenyum canggung "yahh maksud ku saat aku tak ada"
"apa kau memiliki urusan lain disana juga hyung?"
Pangeran sunwoo tampak berpikir "hmm aku tidak tauu, tapi itu sesuatu yang mungkin"
haknyeon mengangguk dalam batinya ia memekik senang tanpa pengawasan suaminya ia akan bebas, meskipun harus ditempeli dua bocah itu.
Perjalanan yang membutuhkan waktu berjam jam akhirnya dapat mereka tempuh jua, haknyeon langsung berlarian menuju pasar yang ada disana
Desa yang terkena wabah masih jauh dari dermaga teratai, jalanan yang sulit ditempuh membuat mereka memilih sehari untuk beristirahat dipenginapan terkenal dikota itu.
KAMU SEDANG MEMBACA
[Hide Me]
Fantasyapa itu kehidupan? bagi haknyeon hidup itu hanyalah proses perjalanan menuju akherat tak ada yang begitu istimewa dihidupnya hanya anak dari sebuah keluarga bangsawan yang terbuang anak yang tak diharapkan dan berasal dari keluarga penghianat hidup...
![[Hide Me]](https://img.wattpad.com/cover/327799946-64-k556499.jpg)