45. Wisuda

48 3 0
                                        

Tiba lah di acara pelepasan wisuda kelas 12 Aileen yang sebagai panitia di acara wisuda angkatan sekarang dengan tatapan tak lepas dari sosok Sky, kekasihnya yang memakai jas hitam dan celana hitam menggunakan kemeja putih di dalamnya beserta dasi bewarna hitam juga. Sky yang sadar dari tadi di tatap oleh Aileen tanpa ada ekspresi senyum yang terukir di wajah kekasihnya itu sedikit gelisah.

Penyematan wisuda baru saja selesai kini semua orang sedang asik berfoto-foto bersama wali kelasnya masing-masing ada juga yang sedang berpelukan melepas tangisan yang terpendam. Selesai Sky foto bersama teman-teman kelasnya Sky meminta izin kepada temannya untuk menghampiri Aileen.

" Udah kan?," ucap Sky.

" Mau kemana lo emang?," ucap Dava.

" Tau ni buru-buru amat," ucap Ebra.

" Mau ke cewek gue, sekalian mau ngomong kalo gue bakal ngambil kuliah di US," ucap Sky, YA!. Sky keterima kuliah di salah satu universitas luar negri lewat jalur rapot dan prestasi tapi dia belum ngomong ke Aileen sama sekali kalo dia bakal kuliah di sanah kalo ke orang tuanya sudah bahkan ini adalah impian kedua orang tuanya sudah lama, dan impian almarhum kakaknya tau bisa di bilang saudara kembarnya.

" Lo belum ngomong ke dia samsek?, Gila lo Sky dia bakal kaget banget pasti," ucap Dava.

" Gue tau, pas itu gue belum berani buat ngomong Dav. Satu sisi gue ga mau LDR sama dia tapi di sisi lain gue mau banget ke US," ucap Sky dengan muka yang cukup pusing.

Dava dan Ebra mengelus-elus pundak Sky supaya Sky sedikut tenang, " Gih samperin gue liat-liat tatapan Aileen kaya sedih pas liat lo lulus," ucap Ebra.

" Iya gih," ucap Dava, Sky pun langsung menghampiri Aileen, Aileen yang sedang duduk bersama Kanvas langsung berdiri.

" Kenapa?," ucap Aileen, Sky menggandeng tangan Aileen.

" Gue pinjem Aileennya dulu Vas," ucap Sky.

" Oh boleh," ucap Kanvas.

Sky dan Aileen pun berjalan menjauh dari kerumunan orang, mereka memilih ke taman belakang dekat kamar mandi.

" Mau ngapain?," ucap Aileen.

" Gapapa Aku mau ngomong sama kamu," ucap Sky, Aileen pun duduk di kursi lalu tangan Aileen meraih Sky supaya Sky ikut duduk di sampingnya.

" Kenapa hm?," ucap Aileen sambil menatap ke atah wajah Sky.

" Kamu aku liat kenapa tatapannya kaya sedih pas ngeliatin aku tadi?," ucap Sky sambil merapihkan rambut Aileen yang sedikit berantakan.

" Ngga kenapa-kenapa, emang aku liatin kamu?," ucap Aileen berbohong, Sky langsung tertawa kecil lalu mencubit pelan hidung Aileen.

" Kamu pikir aku ga liat hm?," ucap Sky.

" Ish,"

" Ciee sedih ya aku ga di sekolah ini?," ucap Sky.

" Idih apasii!,"

" Iya kan?," ucap Sky.

" Ngga kak Sky," ucap Aileen tatapan Sky langsung tajam karna Aileen menyebutkan embel-embel kak lagi.

Aileen tertawa kecil melihat Sky seperti itu dan tangan Aileen mencubit gemas kedua pili Sky, " Lucu bangett siii," ucap Aileen.

" Lepas ga," ucap Sky, Aileen langsung melepaskan tangannya dari Sky, "—alay banget tau," ucap Sky membuat Aileen mengerutkan dahinya.

"Kecuali aku yang giniin kamu," ucap Sky langsung mencubit gemas kedua pipi Aileen.

" Aww Sky lepasss," ucap Aileen sambil tertawa lalu Sky melepasnya.

" Selamat ya," ucap Aileen.

" Makasih,"

" Selamat menempuh hidup baru yang sesungguhnya," ucap Aileen sambil tertawa.

" Dasar bocil," ucap Sky ikut tertawa sambil mengacak-acak rambut Aileen dengan gemas.

" Foto dulu atuh," ucap Aileen.

" Lah ayuk,"

Mereka pun foto bersama sambil tertawa bersama hari ini adalah hari yang menyedihkan tetapi menyenangkan juga bagi mereka.

Mereka pun foto bersama sambil tertawa bersama hari ini adalah hari yang menyedihkan tetapi menyenangkan juga bagi mereka

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

[ ••• ]

[ ••• ]

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Dia Pernah AdaCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang