Melankolia (dari istilah bahasa Yunani μελαγχολία - "kesedihan", secara harfiah empedu hitam), dalam penggunaan kontemporer merupakan gangguan mood depresi non-spesifik, yang ditandai dengan rendahnya tingkat antusiasme dan keinginan untuk berkegiat...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
..
~Loving you has given me so many stories to tell~ [Faraway]
Hujan riuh runtuh, beberapa kilat tercipta di langit meski tanpa gemuruh. Dinginya benar-benar menusuk hingga ke tulang entah seberapa rendah suhu udara pada dini hari ini, tapi dua orang yang tadi kabur dari balapan liar kini malah terjebak di sebuah rumah susun pinggir kota milik Doyoung.
Tadi, selah pertanyaan yang Jaehyun utarakan ataupun Doyoung juga utarakan mereka malah saling berbagi diam. Jadi tidak ada jawaban pasti tentang mengapa ada Doyoung ada di arena.
Ya... agak aneh memang, tapi Doyoung dan Jaehyun benar-benar pulanh bersama dengan Doyoung membukakan pintu rumahnya untuk Jaehyun setelah mereka hampir di usir tadi sebab warung sudah hampir tutup. Doyoung ingin mengusir namun hujan di luar sungguh riuh dan dia masih manusia yang punya sedikit sisa rasa kasihan.
Jaehyun rasakan hidungnya dingin, mungkin sudah kemrah sebab berkali-kali ia bersin. Kalau di ingat-ingat rasanya aneh, mereka menerobos hujan dari warung bersama motor milik Jaehyun, mereka susuri jalanan dini hari yang hujan, hampir banjir namun entah mengapa dan di bagian tubuh mana, rasanya begitu hangat. Lalu mereka berakhir di salah satu unit di rumah susun yang Doyoung sewa, lagi-lagi tebakannya tentang Doyoung si anak orang kaya adalah salah, jadi siapa lelaki bermobil mewah yang ketika itu menjemput Doyoung? Pelanggan Doyoung?
Ia eratkan bagaimana handuk kering milik Doyoung peluk tubuhnya, ia sudah bersihkan tubuh, sudah mandi dengan air panas dan pinjam kaus milik Doyoung, tapi tetap saja dingin.
"Lo boleh pulang kalau udah selesai"
Jaehyun menoleh, Doyoung yang berbalut pakaian santai panjang baru saja keluar dari kamar mandi, ia nampak duduk di sudut ranjang lalu sibuk dengan ponselnya.
"Di luar hujan?" Jaehyun tak habis pikir tentang Doyoung yang secara tak langsung mengusirnya "Lo biarin gue hujan-hujanan? Sampai rumah gue yang jaraknya jauh banget?" Keningnya mengernyit coba buat Doyoung menahannya karena sumpah demi apapun, ini sangat dingin!
Dramatis...
"Ya kan Lo yang mau? Gue nggak minta tuh?" Doyoung mengendiikan bahunya kemudian bangkit menuju dapur.
Beberapa saat kemudian sosok itu kembali hadir membawa serta dua cup mie intan yang sudah di seduh, aromanya menyeruak buat Jaehyun telan liurnya "Ini kayaknya hujan sampai pagi" Terang Jaehyun ketika Doyoung duduk di sampingnya.
"Tapi ini juga udah pagi?" Doyoung serahkan cup mie instan rasa ayam bawang pada Jaehyun "Dan Lo bawa jas hujan? Jadi masalahnya di mana?"