19. Sekotak Cinta Dylan

492 52 7
                                        

Ternyata melepas payung tidak seburuk itu, nikmati aja hujan dan badainya, nanti akan reda sendiri

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Ternyata melepas payung tidak seburuk itu, nikmati aja hujan dan badainya, nanti akan reda sendiri. Jadi, menarilah bersama badai~





....
...
..
.







Doyoung meringkuk sepanjang hari sebab perutnya terasa nyeri. Bulir-bulir keringat sebesar biji jagung penuhi wajahnya, tangannya setia meremas perut.

"Asss" Dia bangkit, apalagi ketika pesan beruntun tiba-tiba datang dengan pesan baru berbunyi Jaehyun akan datang, Doyoung memaki meskipun ia merasa senang.

"Asss" Dia bangkit, apalagi ketika pesan beruntun tiba-tiba datang dengan pesan baru berbunyi Jaehyun akan datang, Doyoung memaki meskipun ia merasa senang

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.



Dengan langkah terseret-seret ia memasuki kamar mandi, menguyur tubuhnya yang kian menggigil sebab tertimpa air dingin. Darah mengalir dari selangkangan, masih deras mengalir meskipun berkali-kali tertimpa air.



"ANJING!" Makinya keras. Untuk pertamakalinya ia membenci Johnny. Untuk kali pertamanya ia punya alasan  tidak terlena. Untuk kali pertama Doyoung menyadari bahwa ia begitu menyedihkan sebab terlalu meminta-minta agar dianggap ada bahkan dengan mengorbankan apapun yang ia punya.



Doyoung menangis entah untuk sebab yang mana, papanya meninggal? Dirinya yang diperbudak oleh rumah bordil dan Johhny? Atau yang mana? Namun, rasa bencinya pada Johnny tiba-tiba saja begitu penuh padahal ia begitu terlena pada cinta bodohnya selama ini. Kedua tangannya tergenggam erat, ingin ia memukul Johnny.

Ia kira punya Johnny lebih dari cukup, ia kira memiliki Johnny adalah satu-satunya hal yang bisa ia percaya. Ia kira, Johnny adalah satu-satunya hal indah yang ia bisa dambakan meskipun harus tertatih dan berdarah-darah, namun ternyata melepaskan perasaannya tidak seburuk itu...


Bagaimana bisa ia selama ini terlena pada sebuah perasaan yang semu? Perasaan yang tumbuh sebab merasa takut sendirian? Sebab merasa diselamatkan? Atau apa?



Jikalau kehidupan akan berulang-ulang, sebagaimana reinkarnasi terjadi, Doyoung akan hidup lebih dari seribu tahun, Doyoung akan kembali hidup berkali-kali jika bab menjadi pelacur dan bertemu Johnny selalu terjadi  berulang. Ia akan hidup seribu tahun lagi untuk memastikan ia tidak akan pernah bertemu pada bab ini, bertemu Johnny! Ia pastikan tidak akan bertemu Johnny di persimpangan manapun dengan alasan apapun sebab kini Johnny sudah mati dan ia semayamkan bersama perasaan yang ia pupuk lalu berakhir di sia-siakan.


Melankolia Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang