Melankolia (dari istilah bahasa Yunani μελαγχολία - "kesedihan", secara harfiah empedu hitam), dalam penggunaan kontemporer merupakan gangguan mood depresi non-spesifik, yang ditandai dengan rendahnya tingkat antusiasme dan keinginan untuk berkegiat...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
..
Lari dari apa yang menyakitimu akan semakin menyakitimu. Jangan lari, terlukalah sampai kamu sembuh. [Maulana Jalaluddin Rumi]
.
"Sorry kalau Lo tersinggung. Harga sewa Lo sampai batas waktu nanti jam dua belas malem, berapa?" Tanya Jaehyun, padahal sejujurnya ia tidak menjurus ke arah yang bagian orang pikir. Ia rasa ada garis-garis tak kasat mata yang hubungkan antara Doyoung, Johnny dan itu tidak berjalan mulus. Jadi setelah moment Johnny lewat baru saja, ia rasa Doyoung perlu di hibur? Bukan dengan ia memakai jasa Doyoung, bukan!
"Cih?!" Doyoung berdecih. Ketika lampu jalanan kembali merah dan Jaehyun lakukan motor, pertanyaannya belum jua di jawab Doyoung, apa dia ini bukan kriteria customer Doyoung? Atau apa tampangnya seperti tidak punya uang?
"Lian? Gue serius?"
"Stop anjing! Gue tau Lo cuma sok kasihan sama gue kan gara-gara tadi ada Neo sama ceweknya?" Doyoung benci ketika seseorang menatapnya iba, iya! Dia emmang kerdil dan menjijikkan tapi ia tak suka dengan orang yang hanya mengasihinya!
"Lian, gu—
—Lo ngerti bahasa manusia nggak sih? Tolol banget!"
"Sorry Lian..."
Motor berhenti di dekat rumah bordil, sejujurnya Jaehyun ingin tarik gas motor agar mereka melenggang jauh pergi. Ini bukan hanya tentang Neo dan perempuan yang mereka lihat di jalan tadi, sejujurnya ini tentang perasaan aneh yang timbul ketika Doyoung ingin masuk dan kian tenggelem di rumah pelacuran. Ada rasa, takut? Gelisah? Tidak rela? Jaehyun tidak paham antara perasaan-perasaan itu.
Doyoung turun dari motor, dan ketik lengannya coba di tahan oleh Jaehyun, Doyoung lebih dulu menarik pergelangan tangannya.
—Bisa diem nggak? Lo banyak bacot banget perasaan!"
"Lian. Sumpah gue nggak ada niat ngerendahin Lo atau ap—
—Gue emang udah rendah. Udah lah capek banget gue dengerin Lo bacot!"
"Lian... sorry"
"Kalau Lo mau pakai gue, Lo harus transaksinya sama mommy atau bos Prinz" Jelas Doyoung kemudian ketika Jaehyun mulai berbelok ke arah rumah bordil "Tapi hari ini gue udah full" Doyoung lekas menjauh dari motor Jaehyun dan berlari menuju pintu belakang.
Jaehyun menghela nafas tatap punggung Doyoung yang di dorong seorang petugas keamanan di sana. Setelah sekian menit terdiam tanpa melakukan apapun akhirnya ia malah lajukan motornya menuju bangunan tersebut, bukan untuk ke rumah bordilnya ia hanya singgah sebentar ke clubnya saja, toh kemungkinan juga Doyoung akan hilir mudik di sana.