35. Sejuta Kotak Cinta : End ✅

537 45 23
                                        

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.


...
..
.


Jaehyun p.o.v

Langit mendung, lagi-lagi mendung tapi aku suka? Aku selalu suka setiap mendung sebab aroma Lian selalu ku hirup bersama kenangannya.


Aku rindu, pada setiap hujan turun yang di bawahnya ada aku dan Lian. Aku rindu jalanan trotoar tempat aku sempat mengira Lian akan bunuh diri. Aku rindu parkiran kampus tempat Lian tiba-tiba menciumiku, aku rindu danau, aku rindu akuarium, aku rindu perpustakaan, aku rindu kos dan rumah yang ada Lian, aku rindu halte, aku merindukan Lian tanpa tau bagaimana membuat rasa rindu itu terpenuhi.



"Mas Jeff, nanti siang mau ikut makan siang nggak? Anak-anak mau ke Melankolia" Ajak salah seorang rekanku di kantor



Aku tidak pandai bersosialisasi seperti dahulu, aku bahkan tidak tau tempat yang sedang hits, kehidupanku hanya berputar antara rumah, kantor, atau sesekali melewati rumah Lian.



"Boleh" Jawabku singkat, sepertinya aku juga merindukanmu cafe Melankolia.



Ketika sampai ke melankolia aku malah merasa sedih, aku ingat Lian memelukku ketika itu, di tempat ini banyak kisah yang aku dan Lian buat,



Lian sedang apa ya?




Aku menyeruput kopi sambil sesekali menatap setiap sudut ruangan, lalu di ujung meja yang menghadap langsung ke arah sawah aku menemukan seseorang.


Sebuah sepeda gunung melintas di jalanan tanah basah dekat sawah di samping cafe, dengan kakek tua sebagai pengemudi dengan perempuan sepuh (tua) nyaman di boncengan sambil melingkarkan tangannya manis di pinggang pun sambil pangku entah barang belanjaan apa.



"Menurut lo, antara dua orang itu siapa yang paling berkorban?" Unjuk Jaehyun pada sepasang pasutri tua yang terlihat bercanda ditemani langit siang diatas jok sepeda tua.

"Keduanya ?" Doyoung menoleh tatap bagaimana sepasang manusia yang rasanya sih buat Doyoung juga iri, berbagi tawa dan sentuhan hangat.

"Memang, nggak bisa cuma satu aja kan? Lihat harus ada di kakek yang mengayuh sepeda, dan harus ada nenek yang rela pantatnya perih di boncengan besi itu" Jelasnya sambil kembali menunjuk si kakek dan nenek sebagai objek.


"Ada istilah romantis dalam bahasa Jawa, Lo tau nggak pasangan suami istri disebutnya apa? Nyokap gue orang Jawa" Tanya Jaehyun, suasana sunyi dan tenang ia ingin banyak denger kalimat keluar dari mulut Doyoung, ia ingin banyak denger suara Doyoung.

Doyoung menggelengkan kepala, ia aduk gelas yang isinya hanya tinggal gula yang tak larut.



"Garwo. Setiap ketemu orang bakalan sering denger pertanyaan 'Garwonya mana?' Ini kayak pertanyaan 'suami/istrinya mana?' Tapi mereka cuma pakai satu kata ganti, garwo. Lucu nggak?"



Melankolia Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang