Dhega & Nova?

319 14 0
                                        

"Happy Reading"

"Nova gadis kecil yang tas nya pernah gua sembunyiin pas TK terus pulang sambil nangis, Nova yang pernah gua kagumi pas SMP dan Nova yang sama yang menerima bunga tulip dari gua. Gua suka lo dari kita kecil Stel dan lo ga pernah menyadari gua ada di sekitar lo?"

Pernyataan yang baru saja di lontarkan oleh Cakra membuat Stella terkejut bukan main. Matanya bergerak ke arah mata pria yang ada di hadapannya ini, mata hitam yang sedang menatapnya dengan sorot teduh dan meyakinkan. Stella berusaha mencari kebohongan di sana namun hasilnya nihil.

Tangan kanan Cakra yang awalnya di bahu Stella kini beralih menangkup lembut pipi Stella, tangan kekar dan hangat itu mengusap lembut hingga menyentuh area tengkuk Stella.

Cakra menarik perlahan tengkuk Stella lalu sedetik kemudian nafas dan tatapan mereka saling beradu. Aroma maskulin khas tubuh Cakra pun masuk ke penciuman Stella seolah-olah menyapanya.

"Gua Dhega, cowo culun pake kacamata dan bertubuh gempal yang sering nyuri kotak bekal lo"

Tangan Cakra kembali menangkup pipi Stella dan jari jempolnya kini mengusap lembut bibir Stella, bibir ranum merah mudanya yang begitu halus seperti sutra membuat Cakra kehilangan kontrol nya saat itu juga.

Jarinya berhenti pada belahan bibir Stella dan sedikit mengusaknya. Senyuman terukir pada bibir Cakra saat melihat bibir indah tersebut berhasil di jamah oleh jarinya.

Cakra kembali menatap mata Stella dan berharap gadis ini tidak akan menolak sentuhannya.

"Aku udah lama suka kamu Nov. Bukan suka, lebih tepatnya cinta. Aku mencintaimu Nova"

Nafas yang hangat pun bertabrakan dengan kuat, sebuah benda lembut dan kenyal itu menyentuh bibir Stella. Ini pertama kalinya seseorang melakukan ini kepadanya, Cakra benar-benar berhasil membuatnya tidak bisa berkutik dengan cara apa pun itu.

"Can i?" Belum sempat Stella menjawab ini terasa dengan sangat jelas gerakan sensual pada bibir cakra, basah namun begitu candu. Stella menatap mata Cakra yang terpejam seakan-akan sangat menikmati apa yang mereka lakukan sekarang.

Otaknya tidak bisa berfikir jernih sekarang, bahkan ia beberapa kali mencoba mengingat kenangan masa lalu nya. Kini Stella mulai memejamkan matanya dan sedikit demi sedikit menikmati buaian lembut yang Cakra berikan pada bibirnya. sungguh, ciuman ini begitu memabukan.

('∩。• ᵕ •。∩')

Seorang anak kecil yang memiliki tubuh sedikit gempal menatap ke arah seorang gadis kecil yang baru saja keluar dari mobil, anak kecil bertubuh gempal ini lantas membenarkan kacamata yang bertengger pada batang hidung nya lalu dengan cepat dia menghampiri gadis kecil itu setelah orang tuanya pergi.

'Cakra Dhega'

Nama itu dibordir dengan jelas pada seragam sekolah taman kanak-kanak itu.

Dengan senyum piciknya Cakra merampas tas milik seorang gadis yang bernama 'Stella Nova'. Stella yang di serang secara mendadak tersebut pun menatap Cakra dengan rasa takut, karena ini bukan pertama kali anak laki-laki itu memperlakukan Stella seperti ini.

Cakra membuka paksa tas milik Stella dan mengambil kotak bekal milik Stella lalu membuang tas Stella begitu saja.

Stella memungut tas miliknya dengan mata yang berkaca-kaca. Ada rasa amarah yang menyelimuti Stella, namun dia tidak berani mengungkapkan rasa amarahnya tersebut.

"Kenapa kamu ambil kotak makan punya Stella?" Nada yang pelan dan bergetar lantas keluar begitu saja dari bibir mungil milik Stella.

Cakra menatap Stella dengan tatapan tajam, lalu meninggalkannya begitu saja tanpa mengeluarkan sepatah kata apapun itu.

Love Behind A HelmetCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang