"Happy Reading"
Stella mengangkat kepalanya yang awalnya terendam di air laut lalu mengusap wajahnya, terlihat dari jauh teman-temannya dan anggota Gotreasure berada di tepi pantai. Sedangkan dia, Rora dan Anggel memutuskan untuk berenang sejenak, hanya mereka bertiga yang berenang.
Stella berkali-kali menenggelamkan tubuhnya pada air laut berharap dia bisa melupakan kejadian kemarin. Rora dan Anggel berada tidak jauh dari pesisir pantai, namun dia memilih sedikit ketengah. Tenang mereka bisa berenang.
Sedangkan Rachel saat ini ikut bersama Diana dan Nara untuk mempersiapkan makan malam hari ini. Setelah di rasa tubuhnya mulai kedinginan Stella memutuskan untuk ke daratan.
Geburan ombak yang sangat kuat membuat telinga dan matanya terasa perih. Lama-lama kepalanya terasa sedikit pusing, oleh karena itu dia memutuskan untuk menyudahi kegiatannya.
Stella melangkahkan kakinya menuju ke arah pesisir pantai yang membuat pandangan teman-temannya menatap ke arahnya. Bahkan Nolan tersenyum miring melihat Stella, Cakra mengeraskan rahangnya dan mengambil handuk yang sudah di sediakan lalu melemparkannya ke arah Stella yang lewat di dekatnya.
"Tutupin badan lo"
Dengan reflek Stella menerima handuk tersebut otak dia yang pusing membuatnya kurang bisa berfikir jernih. Apa maksudnya? Stella menatap ke arah kaca pintu villa dan sial, dia menyadari tubuhnya sedikit terekspos karena baju yang di kenakannya basah membuat lekukan tubuhnya terbentuk. Secepatnya Stella pergi dari sana dan memutuskan untuk segera membilas tubuhnya.
Dari arah dapur terlihat Rachel, Diana, dan Nara sedang sibuk memasak makan malam yang di iringi dengan canda tawa. Namun kegiatan masak-memasak mereka terganggu setelah mendengar suara genderang motor yang sangat keras, Diana yang tau hal itu langsung mematikan kompor dan berlari ke arah depan villa.
"Ada apa?" Tanyanya panik dan bertanya ke arah Bima.
Bima menatap ke arah Diana dan menggenggam kedua bahu Diana. Tatapan laki-laki itu sangat khawatir.
"Cepat ambil jaket kalian, di sini tidak aman" Diana menatap bingung ke arah Bima. Maksudnya bagaimana? Suara genderang motor tadi asalnya dari mana?
"Kita di serang Phoenix. Kita harus pulangkan anak-anak Victorious Secret sekarang juga."
Anak-anak Gotreasure segera mengambil jaket mereka dan bahkan mereka sudah siap untuk menghadapi Phoenix, Diana paham ini masalah serius. Sepertinya Phoenix mengambil kesempatan ini untuk menyerang mereka, karena saat ini posisinya berada jauh dari perkotaan dan kesempatan ini di manfaatkan oleh mereka untuk menyerang Gotreasure.
Diana berlari ke arah villa dengan sedikit panik, dia melihat Rachel dan Nara menatapnya khawatir.
"Cepat kalian harus pergi!" Baru saja dia berkata, Nolan dan Shaka sampai di sana lalu segera menarik tangan pasangan mereka.
"Apa ini? Kenapa?" Tanya Rachel yang ikut panik dan bingung, Nolan memakaikan Rachel jaket kulit miliknya dan memasangkan Rachel helm.
"Kita ga punya banyak waktu, ayo cepat!"
Diana mengangguk setuju mereka semua berlarian keluar dari villa. Nasib Rora dan Anggel sepertinya lebih buruk, mereka masih menggunakan pakaian basah. Namun berbeda dengan Rora, Aaron sudah sigap mebawanya naik ke atas motor.
Nolan melemparkan kunci mobilnya ke arah Shaka, yang di sambut Shaka dengan sigap.
"Lo amankan Anggel,Diana dan Nara Shak" Perintah Bima dengan sedikit berteriak, Nolan meminta penjaga villa untuk mengamankan villa dan menjaga barang bawaan mereka. Mereka memutuskan untuk meninggalkan semuanya asal saat ini keadaan mereka aman.
KAMU SEDANG MEMBACA
Love Behind A Helmet
Novela JuvenilStella Nova seorang gadis remaja cantik yang berhasil memikat banyak orang, gadis yang baru saja memasuki umur 17 tahun. Namun kini sudah memiliki banyak teman dan fans, yang ternyata diam-diam menyukai captain dari gotreasure. Geng yang terkenal tu...
