Setelah menangis cukup lama, Renata merasa lelah hingga akhirnya tertidur dalam pelukan tunangannya.
Rakana yang menyadari napas Renata mulai teratur mengelus dan mencium pucuk kepalanya, sebelum membaringkan tubuh mungil tersebut, membiarkan Renatanya beristirahat di sana.
Rakana keluar dari ruangan tersebut Dan menutup pintu dengan pelan, agar Renata tidak terusik nantinya.
Ting!
° Bang Ghamaniel
Rana udah sadar, bahkan udah dipindah ke ruang rawat
Pesan yang baru masuk dari kakak iparnya cukup mengganggu pikiran Rakana, kenapa secepat ini? Cowok itu takut Renata kembali terpengaruh oleh omongan Rana yang tidak benar lagi atas kejadian tangga rooftop.
"Raka, kenapa?" tanya Sean yang baru saja menghampiri Rakana, "Ada masalah?"
"Semua bukti udah ke kumpul kan?" tanya Rakana mengalihkan pembicaraan, Sean mengangguk semakin kebingungan. "Rana udah sadar, kita harus gerak cepat sebelum dia kembali,"
Rakana menghela napas panjang sebelum kembali ke kelas karena dirinya sudah bolos satu jam pelajaran karena menemani dan menenangkan Renata yang menangis.
"Renata..."
"Dia lagi istirahat di dalem, ayo balik ke kelas," potong Rakana sebelum Sean menanyakan tunangannya tersebut.
Keduanya melangkah ke arah kelas yang sudah diisi oleh teman temannya yang lain.
"Renata gimana?" tanya Yasmine saat Rakana baru duduk di kursinya.
"Aman, kalian nggak perlu khawatir. Fokus sama masing masing aja biar gue yang beresin kelanjutannya,"
Ting!
° Bang Ghamaniel
Rana minta ketemu sama Renata
Papa sama Mama udah hubungi Renata tapi belum ada balasan
Lo tau maksud gue kan?
Jangan sampai kejadian!
Ghamaniel kembali mengirim pesan peringatan yang jelas Rakana paham, sangat paham dengan maksud kakak iparnya tersebut.
Gue nggak bakal biarin semua kejadian
Renata udah tau semuanya dari sisi gue dan yang lain
Gue pastiin Renata nggak ke makan omongan kembarannya itu!
Balasan Rakana meyakinkan jika Renata tidak akan kenapa kenapa selama ada dirinya. Rakana sendiri sudah berjanji pada dirinya untuk terus melindungi miliknya, tidak akan ada yang berani melakukan hal buruk pada Renatanya.
***
Renata perlahan membuka matanya menyesuaikan pencahayaan yang ada, berdiam beberapa detik untuk mengumpulkan semua nyawanya.
Setelah merasa semua nyawa terkumpul, Renata bangkit dari tidurnya, duduk dengan kakinya yang sudah dia turunkan Hingham menyentuh lantai, melihat jam pada pergelangan tangannya, 08.47.
Berapa lama Renata tertidur? Ini sudah masuk jam kedua bahkan sebentar lagi masuk jam ketiga.
"huft..." helaan napas Renata terdengar begitu jelas di tengah keheningan ruangan tersebut.
Mengambil tas yang tergeletak di sampingnya, Renata berusaha mencari ponselnya. Baru menyala sudah mendapati beberapa pesan dan panggilan masuk, membuat lagi lagi cewek itu menghela napas panjang.
° Mama
Rana udah sadar, dia pengen ketemu kamu
° Papa
Segera kembali, Rana pengen ketemu kamu.
KAMU SEDANG MEMBACA
A - ZER0
Teen FictionTragedi Tangga Rooftop ❛❛ Salah satu siswi di temukan tergeletak mengenaskan di bawah tangga rooftop dengan darah yang sudah menggenang di bagian kepalanya! ❜❜ start : 2 Juli 2023 finish :
