ᴴᴬᴾᴾʸ ᴿᴱᴬᴰᴵᴺᴳ
Pagi hari ini, suasana tidak mendukung sekali. Awan mendung di sertai rintikan hujan kecil, seorang gadis yang ingin berangkat sekolah kebingungan harus naik apa untuk ke sekolah. Apalagi jarak rumahnya sampai ke sekolah jauh, jika berjalan kaki akan lama sampainya.
Gadis itu celingak-celinguk mencari kendaraan yang lewat, tetapi tidak ada yang kendaraan yang lewat saat gerimis di pagi ini.
Jika saja nyokap nya tidak pergi ke rumah neneknya mungkin saja ia bisa berangkat menggunakan mobil.
"Ya udah lah, daripada telat mending gue jalan kaki aja. Untung punya payung" Monolognya.
Gadis itu berjalan kaki menuju sekolah, saat baru sampai menyebrang jalan raya. Hujannya semakin deras di sertai angin, membuat pakaian gadis itu basah.
Citt..
Sebuah mobil putih berhenti di samping gadis itu, ia sedikit takut jika itu adalah orang jahat bagaimana? Ia sudah membuat ancang-ancang untuk lari.
Tetapi saat seseorang yang mengendarai mobil itu membuka kaca mobilnya, gadis itu urung untuk berlari.
"Ikut nggak?" Tanya seorang lelaki yang mengendarai mobil hitam kepada gadis dengan surai hitam panjang, yang sedang memegangi payung.
"mmm.. boleh sel ?" Tanya balik gadis itu.
"Hm, cepet naik keburu telat"
Gadis itu duduk di sebelah kursi pengemudi yang di kendarai oleh Ragnara Ansel Killian. Tidak ada percakapan di antara mereka hanya suara rintikan hujan yang semakin deras.
"Tumben Lo nggak bawa mobil sendiri ta? Tanya Ansel menoleh kepada gadis yang baju nya basah dikarenakan hujan, gadis itu bernama Felisha Oktavia.
"Di bawa nyokap gue ke rumah nenek" jawab Okta yang seperti sedang kedinginan karena bajunya basah.
Ansel yang peka mengambil Hoodie yang berada di jok belakang lalu memberikannya pada Okta. Okta mengernyitkan dahinya menatap Ansel.
"Pake" ucap Ansel singkat, Okta menurut lalu memakai Hoodie hitam milik Ansel yang kebesaran di tubuhnya.
"Hangat" ucap Okta di dalam hati.
🔥🔥🔥
"Kita putus aja ya" Ucap seorang lelaki kepada perempuannya.
"Tapi kenapa? Pokoknya aku nggak mau putus!" Balas seorang perempuan.
Sebelum pelajaran dimulai, sepasang kekasih sedang ribut di koridor. Membuat sepasang mata yang melewati mereka menatapnya dengan penuh tanda tanya.
"Playboy aja di pertahanin"
"Mentang-mentang ganteng jadi seenaknya"
"Nyesel gue pernah jadi korbannya"
"Hahaha, untung gue nggak pernah jadi korbannya"
Murid yang melewati mereka, mengatai hina sang Lelaki. Seorang lelaki yang dikatai hina mengepalkan kedua tangannya menahan emosi.
KAMU SEDANG MEMBACA
ROCE
CasualeIni kisah tentang persahabatan 4 perempuan. Rara, Ravella Azkadina. Cewek manis, yang mencintai dua orang dalam satu hati. Dan suatu ketika dia dijodohin sama bokap nya. Okta, Felisha Oktavia. Cewek humoris yang hobi bikin orang lain ketawa, dan sia...
