🤗Selamat membaca🤗
"Gimana semalem? Sorry gue ga ikut" Ucap lelaki tampan kepada ketua geng motor All Star yang sedang sibuk membaca buku.
"Hm, Mereka bersikap seolah ga tau apa-apa" Jawabnya. Semalam geng motor All Star melabrak geng Ragers yang menurut mereka adalah dalang di balik pembunuhan Reyzo.
Ravindra Azi Edward hanya manggut-manggut saja, mereka berdua lebih memilih diam dan fokus pada buku yang mereka baca di perpustakaan sekolah ini.
Bahkan siswa-siswi yang sedang berada di perpus melirik ke arah dua lelaki tampan itu, mereka membisikkan sesuatu yang Azi dan Zayyan pun mendengarnya dan mengacuhkannya saja.
"Tu 2 cowok ga cape apa yah bikin jantung gue dag dig dug ser terus"
"Alay Lo, tapi emang ganteng sih"
"Percuma ganteng kalo bukan punya gue"
"Mereka kek ngga merasa saingan yah daftar jadi ketua osis, terus belajar bareng lagi"
"Gue bakal bingung ntar mau milih siapa"
"Bukannya pemilihannya habis UKK yah? Bakal matengin dulu ye kan"
Azi yang merasa muak dibicarakan mengode Zayyan untuk keluar dari perpustakaan, Zayyan langsung mengerti lalu berjalan membuntuti Azi.
"WOYY! ZAYYAN! AZI!" Teriakkan seseorang dari lorong sekolah membuat banyak murid menutupi telinganya.
Zayyan dan Azi menoleh ke belakang untuk mencari darimana sumber suara yang memanggil mereka berdua.
Ansel lari menghampiri mereka berdua, sementara Gilang hanya mengikuti dari belakang dengan wajah.. tidak seperti biasanya.
Zayyan menaikkan sebelah alisnya seolah bertanya kenapa memanggilnya. "Lo berdua habis darimane? Berduaan Mulu, jangan-jangan.." Ucap Ansel langsung membelakkan matanya dan menutup mulutnya.
"Kalian habis g-"
"Ngaco Lo" Potong Azi menonyor dahi Ansel, sementara Ansel hanya meringis. Azi melirik kearah Gilang sekilas yang kalem sejak tadi.
Mereka ber4 berjalan menuju kelas, saat menaiki tangga untuk menuju lantai 2 dengan tidak sengaja Caca turun dari tangga bersama Aldo di sampingnya, terlihat dari wajah Caca yang tertawa bersama Aldo.
Caca reflek melihat Azi yang berpapasan dengannya. Azi mengeraskan rahangnya dan mendekati Aldo.
Bugh!
Satu pukulan dari Azi mengenai rahang Aldo, Aldo terjatuh lalu menyeka sudut bibirnya berdarah karena Azi telah memukulnya.
"MAKSUD LO APA DEKETIN CEWE GUA?" Tanya Azi yang sudah tersulut emosi.
"Aii! Udah dong, kamu cuma salah paham tadi aku sama Aldo cuma ke-" Cegah Caca saat Azi hendak memukul Aldo lagi.
"Cuma apa? Bahagia banget ya Lo sama Aldo?"
"Maksud kamu apa?" Tanya Caca, dia merasa tidak adil saat Azi becanda tawa dengan Sherly, Caca tidak sampai memukul Sherly.
Azi melewati Caca begitu saja menaiki tangga. "Aii!" Teriak Caca hendak menyusul Azi tapi tiba-tiba bel masuk berbunyi.
KAMU SEDANG MEMBACA
ROCE
CasualeIni kisah tentang persahabatan 4 perempuan. Rara, Ravella Azkadina. Cewek manis, yang mencintai dua orang dalam satu hati. Dan suatu ketika dia dijodohin sama bokap nya. Okta, Felisha Oktavia. Cewek humoris yang hobi bikin orang lain ketawa, dan sia...
