Happy reading
Sudah sore hari, Caca sedang berjalan di lorong sekolah menuju parkiran untuk pulang menggunakan motornya.
"Caca!" Panggil seseorang dari arah belakang Caca. Caca langsung menengok tapi ia diam saja membiarkan orang itu bicara lebih dulu.
"Gue cuma mau bilang, Lo cewe yang beruntung" Ucap Perempuan itu, dia Sherly.
"Maksud Lo?" Tanya Caca tidak mengerti.
"Lo beruntung bisa dapet cowo kaya Ravin, pertahanin terus hubungan kalian yah" Balas Sherly.
Caca terkekeh sebentar saat mendengar ucapan Sherly. "Bukannya Lo yang udah ngerusak hubungan gue sama Azi yah?" Ujar Caca.
"Gue ngga ngerusak hubungan kalian kok... Gue sama Ravin itu cuma temen ga lebih" Balas Sherly.
"Walaupun gue berharap lebih sih" Lanjut Sherly dalam hatinya.
"Oh cuma temen, terus maksud Lo ngomong gini ke gue apa?" Tanya Caca.
"Gue cuma mau akrab sama Lo doang kok" Balas Sherly.
"Maaf, ke akraban Lo gue tolak" Ucap Caca langsung pergi.
Caca sudah sampai di parkiran, ia langsung mengambil motornya lalu keluar dari gerbang sekolah.
Saat di jalan sudah jauh dari sekolah tiba-tiba motornya mogok tidak bisa jalan, sepertinya ada yang rusak. Caca berniat memanggil bantuan kepada seseorang, tapi sial ponselnya lobet.
Jalanan ini masih jauh jaraknya dari rumahnya lagi, ditambah sepi belum ada kendaraan yang lewat.
Caca hanya duduk di jok motornya sambil menunggu seseorang lewat. Akhirnya setelah setengah jam Caca menunggu ada kendaraan mobil yang akan melewatinya.
Caca menghentikan mobil itu, dan mobil itu langsung berhenti. Seseorang yang mengendarai mobil itu membuka kaca untuk berbicara pada Caca.
"Elo?" Ujar pengendara mobil itu yang menggunakan seragam sekolah sama dengan Caca.
"Aduh kenapa harus dia sih" Batin Caca.
"Ngapain Lo disini?" Tanya lelaki itu, sebenarnya lelaki yang mengendarai mobil itu adalah lelaki yang membawanya ke UKS tadi siang.
"A-anu gue boleh nu-numpang ng-ga?" Ujar Caca terbata-bata.
"Motornya mogok ya? Ya udah naik ke mobil gue aja, nanti gue telpon orang suruh benerin motor Lo" Balas lelaki itu.
Caca belum juga masuk, ia masih berdiri di luar mobil. Ia ragu-ragu untuk masuk ke mobil lelaki ini.
"Gue ngga bakal ngapa-ngapain" Ujar lelaki itu, Caca langsung masuk ke dalam mobil di kursi depan sebelah lelaki itu.
Dalam pertemuan Caca terus menundukkan pandangannya, sehingga tidak ada yang bicara sejak tadi.
"Nama Lo Caca kan?" Tanya lelaki itu memulai pembicaraan.
"I-iya, nama Lo siapa?" Tanya Caca balik.
"Lo lupa? Perasaan gue udah pernah memperkenalkan diri deh" Balas lelaki itu, Caca hanya diam sambil mengingat nama nya.
KAMU SEDANG MEMBACA
ROCE
AcakIni kisah tentang persahabatan 4 perempuan. Rara, Ravella Azkadina. Cewek manis, yang mencintai dua orang dalam satu hati. Dan suatu ketika dia dijodohin sama bokap nya. Okta, Felisha Oktavia. Cewek humoris yang hobi bikin orang lain ketawa, dan sia...
