Let me go

620 49 2
                                        

Seperti hari² sebelumnya  pete masih terkurung ditempat  ini, tapi bedanya sekarang pete tidak berada diruangan gelap itu karena vegas  tidak ingin pete sakit  lagi. Alasan yang tidak masuk akal bukan tapi pete juga tidak  menolak, bagaimanapun kamar ini jauh lebih baik dari sebelumnya  bahkan lebih baik dari kamarnya saat menjadi bodyguard  keluarga utama.

Pagi ini Nop yang akan berada di sini mengawasi pete karena vegas harus pergi menyelesaikan pekerjaannya.

"Kenapa kau tidak ikut tuanmu itu?"tanya pete memecah keheningan, dari tadi dia hanya melihat Nop duduk sambil memeriksa beberapa berkas pekerjaan.

"Jika aku pergi siapa yang akan mengawasi mu disini."

"Kenapa harus diawasi aku tidak akan kemana-mana?"

"Apa kau tahu pete sekarang kau bersikap seakan kau nyaman berada ditempat ini. Aku masih ingat saat pertama kali  kau dikurung diruangan itu dan khun vegas memperlakukan mu dengan cukup kasar dan kau selalu saja akan memaki dan memberontak  pada khun vegas."

"Tapi lihat sekarang  kau seperti  tidak ingin lagi meninggalkan tempat ini. Aku hanya bisa memperingatkanmu, belakangan ini khun vegas memang menunjukkan  perubahan yang cukup besar dan memperlakukan mu dengan baik. Tapi kita juga tidak tahu apa tujuan khun  vegas sebenarnya. Dia manipulatif  Pete"

"Aku akan mengambil makan siang untukmu." Setelah  mengatakan itu Nop beranjak pergi  meninggalkan pete yang masih mencerna ucapannya.

"Dia benar, tidak seharusnya aku merasa senang berada disini."

"Ini bukan tempat ku."

.
.
.
.
.
.
.
.

Setiap kata yang diucapkan Nop siang tadi memenuhi pikiran pete. Dia merasa semua nya memang benar vegas adalah orang yang sudah menyiksa dan menahannya  ditempat ini. Untuk apa dia harus merasa senang. seharusnya dia mencari jalan keluar dan meninggalkan tempat ini selamanya.

"Pete."tanpa pete sadari sekarang vegas sudah berada di hadapannya.

"Hmm."Pete mendongak menatap vegas.

"Aku membawa kari kesukaanmu. Cuci tangan mu dan kita akan makan malam bersama." Ucap vegas memperlihatkan kantung belanjaanya.

"Vegas."

"Apa aku bisa meminta sesuatu." Tanya pete pelan.

"Tentu saja, kau bisa memintanya dan aku akan memberikannya padamu."Vegas berpikir pete akan meminta novel atau makanan seperti biasanya.

"Lepaskan aku."suara itu nyaris tidak terdengar.

"Apa kau bisa mengulanginya lagi pete."

"Lepaskan aku vegas, aku tidak ingin lagi berada disini." Teriak pete didepan vegas.

"Will never."

"Kau bisa meminta  apapun dari ku tapi tidak dengan yang satu itu." Intonasi vegas berubah menjadi dinggin.

"Kenapa? Bukankah kau yang berkata akan menuruti permintaanku."

"Yes, I will tapi aku tidak akan pernah membiarkanmu pergi dari sini."

"Apa karena aku adalah peliharaan mu?" Pete tidak bisa menahan rasa kecewanya dia seharusnya tidak melemah ini bukan.

"Bukan itu maksudku."Vegas perlahan mendekat kearah  pete yang terus saja berjalan mundur.

"Lalu apa?"

"Jika bukan sebagai peliharaan  kau mengganggap  aku sebagai apa vegas?!" Pete tidak bisa lagi menahan amarah nya dia terus saja berteriak di depan vegas.

"Kau salah paham pete." Entah kenapa vegas  mengeluarkan air mata juga. Bukan ini yang dia inginkan. Vegas perlahan ingin memeluk tubuh pete tapi pete terus saja memberontak.

"Atau Kau ingin langsung membunuhku?"

"Lepass." Pete tidak tahu apa yang benar dan salah, sekarang dia hanya ingin vegas melepaskannya. Hanya itu.

"Pete..." Vegas terus mencoba berbicara dan memohon pada pete. Sampai pete tidak memberontak lagi. Vegas perlahan menangkup wajah pete dan memberikan sebuah kecupan di bibir pete, hanya sebuah kecupan setelah itu vegas menempelkan dahi nya dan dahi pete. Perasaanya tidak bisa digambarkan lagi sekarang. Keduanya larut dalam pikiran nya masing-masing. Sampai  pete  sadar ini sudah waktunya. perlahan pete mengengam borgol ditangan nya dan memukul kepala belakang vegas hingga pria itu pingsan.

"Maaf kan aku vegas.Tapi aku harus pergi."Ucap pete pelan dan mengambil kunci untuk membuka borgol ditangan nya. Setelah terlepas pete segera pergi keluar tapi sebelum itu dia menoleh ke belakang menatap vegas yang masih memejamkan matanya.

"Maaf..."






Continued...









Don't  forget
To vote and comment 💙

I will get you againCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang