Who??

458 49 6
                                        

Pete tiba di chumphon saat matahari sudah terbit. Dengan sedikit berlari ia menuju rumah sederhana yang menjadi tempat tinggal neneknya. Sudah lama ia tidak kembali tapi tempat ini juga tidak pernah berubah. saat sudah sampai di depan pintu ia berhenti sejenak mengingat kenangan baik maupun buruk yang ia dapat ditempat ini.

"Nakk pete..."panggil seseorang dari belakang pete yang langsung membuatnya menoleh.

"Sawadeekhap kakek khan." Pete menyatukan kedua tangannya memberi wai.

"Kau sudah kembali, bagaimana kabar mu saat di kota." Tanya kakek khan.

"Baik kek, bagaimana dengan kakek disini?"

"Tidak ada yang berubah kakek masih seperti ini."

"Nenek mu didalam pasti sudah menunggu, ayo kita masuk." Kakek khan membuka pintu dan langsung menyuruh pete masuk.

"Jui, lihat siapa yang datang."

"Memangnya Siapa yang da- petee." Nenek jui langsung bangun dari tempat tidur nya dan langsung memeluk pete dengan erat.

"Nenek, bagaimana nenek bisa sakit. Pete sangat khawatir saat mengetahui nenek sedang sakit." Ucap pete saat pelukannya sudah terlepas.

"Nenek hanya demam biasa tidak perlu khawatir." Nenek jui mengelus pelan kepala pete yang masih terlihat khawatir.

"Tetap saja pete khawatir, nenek harus berjanji pada pete akan selalu menjaga kesehatan. "

"Baiklah nenek berjanji akan selalu sehat. Jadi jangan menangis kau bukan anak perempuan walaupun wajahmu terlihat cantik."

"Nenek..." Pete tidak jadi menangis tapi dia sedikit kesal karena neneknya mengatakan dia cantik dan neneknya malah tertawa. Kakek khan yang ada di samping pete hanya bisa ikut tertawa melihat tingkah pete.

"Sudahlah jui, biarkan pete beristirahat dia baru saja sampai pasti masih capek."

"Baiklah, pete kamu istirahat dulu nanti kita berbicara lagi."

"Tapi kita bisa berbicara sekarang nek."jawab Pete antusias.

"Aku yang tidak bisa. Sekarang masuk ke kamar dan beristirahat lah." Nenek jui sedikit memaksa agar cucunya itu beristirahat jika tidak dipaksa pete pasti tidak akan mau pergi.

"Baik nek, kakek khan pete masuk ke kamar dulu." Pete menarik koper nya masuk kedalam kamar.

.
.
.
.

Tok...
Tok...
Tok...

"Siapa yang ingin bertamu malam hari seperti ini. apa tidak bisa datang besok pagi."

" Tunggu sebentar." Nenek jui sedikit berteriak setelah mendengar suara pintu yang terus diketuk. Saat pintu terbuka nenek jui sedikit terkejut melihat seorang pria tinggi yang menggunakan pakaian serba hitam berdiri didepan pintu.

"Sawadeekhap nek." Sapa pria itu membungkuk ke nenek jui.

"Sawadee... maaf anda mencari siapa." Tanya nenek jui pada pria itu.

"Perkenalkan saya Vegas nek." Vegas sedikit membungkuk dan tersenyum saat memperkenalkan dirinya.

"Vegas?? Seingat nenek Sepertinya tidak ada yang bernama vegas didesa ini. Apa  kau dari kota nak?" Tanya nenek jui melihat vegas dari atas sampai bawah. Belum sempat menjawab, suara dari dalam rumah mengalihkan perhatian vegas.

"Nenek siapa yang da..." ucapan pete berhenti saat melihat siapa orang yang ada didepan neneknya. Tubuhnya seketika menjadi kaku ditempat tidak menyangka orang yang sangat dia hindari sekarang berdiri didepan nya.

"K-khun vegas?" Ucap pete masih tidak percaya. Sedangkan namanya yang dipanggil merasa senang dan kembali memperlihatkan senyumnya.

"Pete kau mengenal orang ini?" Nenek jui menunjuk vegas yang ada didepan nya.

"Apa nenek bisa masuk kedalam pete ingin berbicara dengan nya." Tanpa menjawab pertanyaan dari neneknya pete memaksakan tersenyum dan meminta neneknya masuk kedalam rumah.

"Kenapa tidak berbicara didalam pete. Tidak baik berbicara diluar ini sudah malam."

"Tidak nek. Lagipula pete hanya akan berbicara sebentar. Nenek masuklah lebih dulu." Pete menarik pelan tangan neneknya untuk dibawa masuk.

"Baiklah, Dan kau jangan macam-macam dengan cucuku jika tidak ingin dikeroyok warga desa." Nenek jui memberikan peringatan  dengan tanganya yang menunjuk tepat diwajah vegas, setelah itu ia langsung masuk kedalam.








Continued....





Besok udah mulai puasa jadi mungkin up nya gak seperti biasanya, walaupun juga sering telat sih😅
Ohh iya selamat berpuasa bagi yang menjalankan🌙




Don't forget
To vote and comment 💙

I will get you againCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang