FLASHBACK ON
Seorang pemuda pemimpin geng Black wolf tengah berkumpul merayakan hari kelulusannya di sebuah caffe bergaya semi Bar. Semua nampak begitu bahagia membicarakan rencana mereka kedepannya sesekali bercanda.
"gw balik dulu ya." pamit Prama.
"apaan lo jam segini udah balik aja." jawab Saka.
"gak enak badan gw."
"pingin muntah mulu daritadi." jelas Prama.
"lo nggakpapa balik sendiri?" tanya Rasen.
"aman."
Prama beranjak meninggalkan segerombolan sahabatnya yang masih asik menikmati malam panjang mereka.
Sekitar 30 menit kepulangan Prama, music live baru di mulai dan semua orang menikmati suara merdu sang penyanyi di panggung depan. Saat hampir satu jam pertunjukan musik tersebut, seorang dari anggota Black wolf baru menyadari sesuatu.
"itu cowoknya Prama bukan si?" tanya seorang anggota Black wolf membuat semua menatap kedepan.
"lah disini."
"berarti Nata disini juga." ucap Rasen mengedarkan pandangannya namun tak menemukan Nata. Dia mencari ponselnya di atas meja, meraba seluruh tubuh namun tak menemukan ponselnya.
"sialan."
"ketinggalan di mobil." Rasen berdiri.
"gw ambil hp dulu di mobil." pamitnya keluar caffe.
Saat sampai diparkiran matanya menangkap seorang perempuan menangis berjalan sempoyongan. Rasen yang merasa mengenali perempuan tersebut segera menghampiri memegang kedua bahunya.
"lo sama siapa disini?" tanya Rasen mengedarkan pandangannya dan Gia menajamkan penglihatannya.
"sendiri." ucapnya dengan nada diseret karna mabuk.
"tunggu gw panggilin anak-anak dulu buat anter lo."
Saat akan melepas cengkramannya tiba-tiba Gia menangis deras memeluk erat tubuh Rasen membuatnya membeku.
"lo kenapa Gi?"
"gw harus gimana Sen hiks."
"Dewa di penjara hiks."
"gw seneng karna itu karma dia pernah mukul gw tapi gw juga sedih, gw masih cinta sama dia Sen."
Rasen tak bisa berkata-kata, dia bingung harus melakukan apa.
"lo mau balik sama gw gak Sen hiks?"
"gw butuh seseorang hiks." ucap Gia mengusak leher Rasen mengecupnya beberapa kali berusaha menggodanya.
"jangan gini Gi."
"gak enak di liat orang." Saat Rasen ingin mendorong tubuh Gia matanya tak sengaja menangkap seorang laki-laki tengah diam menatapnya.
Pertengkaran akibat kesalahpahaman tak bisa dihindari membuat mereka harus berpisah dengan keputusan sepihak membuat Rasen frustasi susah payah menahan diri untuk tak berputus asa. Dia sangat mencintai Nata meskipun tak di ungkapkan dengan kata-kata, perpisahan mereka sekaligus menghilangnya Nata membuat luka dalam tersendiri bagi Rasen, dan membuatnya menjadi laki-laki dingin tak tersentuh.
FLASHBACK OFF.
"itu sebabnya aku bisa pelukan sama Gia." jelas Rasen.
"aku udah tau sih."
"dari mana?" selidik Rasen.
"asisten papa."
"maksudnya?" selidik Rasen tak paham.
"setelah kejadian itu aku langsung pulang."
"nangis ngadu ke bunda."
"dan gak lama papa dateng sama asistennya."
"asistennya jelasin semuanya sama kayak yang kamu ceritain barusan."
"aku mau keluar buat minta maaf sama kamu tapi di cegah papa."
Nata menjeda ucapannya.
KAMU SEDANG MEMBACA
TROUBLEMAKERS || JOYLADA
RomanceBagaimana jadinya jika keseharian dua sahabat yang sangat santai dan damai tiba-tiba terganggu oleh kehadiran dua siswa yang terkenal nakal,usil dan selalu muncul dimanapun mereka berada. BxB BxBshipper JOONGDUNKAULOKAL JOONGDUNK PONDPHUWIN JOYLADA...
