#Istri_Mungil_Brayen
Part_21[ 'Putri Mual-mual' ]
Putri menangis, tetapi tiba-tiba ia merasakan ada sesuatu yang ingin keluar dalam perutnya. Ia berlari dengan cepat menuju kamar mandi.
Hvek!
Hvek!
"Gue kenapa?" gumam Putri yang masih merasakan gejolak aneh dari perutnya.
Hvek!
Hvek!
Wajah Putri berubah menjadi pucat, memang beberapa hari ini ia tidak bernafsu untuk makan. Apa ia terkena mag atau ada hal lain yang terjadi pada tvbuhnya?
***
"Ghia!" panggil Brayen sesudah mendapat telpon dari Maminya.
Ghia yang mendengar panggilan Brayen merasakan detak jantung yang berdetak kencang.
Apakah, ia ketahuan?
"Kenapa Brayen?"
Brayen berkacak pinggang lalu menatap tajam istrinya.
"Apa ini?" Brayen mengarahkan ponselnya yang berisi banyak pesan dari teman-temannya.
Deg!
"Mau melakukannya sekarang, Hmm?"
Ghia m3ngelangkan kepalanya tanda ia tidak ingin, Brayen tersenyum tipis.
"Gadis nakal," ucap Brayen melangkah kearah Ghia, Ghia mundur, terus mundur hingga buntu karena ada dinding. Brayen kini sudah ada didepannya, tampak Brayen tersenyum smirk.
"Aku masih ada tamu," cicit Ghia membuat Brayen semakin ingin mengerjai istrinya.
Brayen mengarahkan mvlutnya ke telinga Ghia, ia menggig!tnya.
"Jangan membangunkan singa yang sedang tidur,Sayang. Saya sudah lama puasa sedari bayi malah, Saya tidak peduli walau Pasih p@lang m3rah atau tidak, jangan coba-coba!"
Mata Ghia langsung berkaca-kaca karena takut, ia tidak menyangka akan berdampak seperti ini. Ghia dengan cepat mendorong Brayen dan mengambil ponselnya.
Menghapus story' Whatsaap, Brayen yang melihat wajah Ghia langsung tertawa.
Ghia menatap tajam kearah Brayen, bukannya menyeramkan tapi malah mengemaskan di mata Brayen.
#Bersambung...
KAMU SEDANG MEMBACA
Istri Mungil Brayen
RomanceKisah cinta seorang Brayen dan Ghia beserta Putri dan Jonson ....
